Pencarian

Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan 2026: 25 Ahli Waris di Surabaya Dapat Pelatihan Kerajinan dan Literasi Keuangan

Kamis, 20 Agustus 2026 • 17:54:47 WIB
Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan 2026: 25 Ahli Waris di Surabaya Dapat Pelatihan Kerajinan dan Literasi Keuangan
ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan mengikuti pelatihan kerajinan tangan dalam program PEKA di Surabaya.

SULAWESI TENGAH — Kepergian seorang pekerja yang menjadi tulang punggung keluarga kerap meninggalkan duka mendalam sekaligus persoalan ekonomi yang pelik. BPJS Ketenagakerjaan melalui program terbarunya, PEKA, berupaya memastikan bantuan yang diberikan tidak berhenti pada pencairan dana, tetapi berlanjut pada pendampingan agar keluarga penerima manfaat bisa mandiri.

Soft launching PEKA digelar serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Surabaya yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat Value Beyond Protection yang diusung BPJS Ketenagakerjaan.

Bentuk Pemberdayaan yang Diterima Ahli Waris

Di Surabaya, program PEKA tahap awal diikuti oleh 25 penerima manfaat. Mereka mendapat pelatihan keterampilan membuat kerajinan tangan (handicraft) serta pendampingan literasi keuangan. Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Raya dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB).

Rini Indriyani, istri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang juga Ketua Tim Penggerak PKK dan Bunda PAUD Kota Surabaya, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menandakan dukungan pemerintah kota terhadap upaya pemberdayaan ekonomi keluarga pekerja.

Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan Program PEKA?

Program ini tidak hanya menyasar keluarga yang ditinggalkan karena kecelakaan kerja atau sakit. PEKA juga terbuka bagi pekerja yang memasuki masa persiapan pensiun. Sasaran program ini adalah seluruh penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang membutuhkan bekal keterampilan baru untuk membangun sumber penghidupan.

Jenis pemberdayaan yang diberikan tidak seragam. BPJS Ketenagakerjaan menyesuaikan pelatihan dengan kebutuhan peserta dan potensi ekonomi di masing-masing daerah. Bentuk kegiatannya bisa berupa peningkatan kompetensi, pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan dan usaha, atau pendampingan lain yang bernilai ekonomi.

Mengapa Program Ini Penting bagi Keluarga Pekerja?

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menegaskan bahwa risiko yang dialami pekerja dapat mengubah kondisi ekonomi keluarga secara drastis. Manfaat finansial yang dibayarkan memang sangat berarti, namun menurutnya hal itu tidak cukup.

"Manfaat yang kami bayarkan tentu sangat berarti, tetapi kami ingin kehadiran BPJS Ketenagakerjaan tidak berhenti di sana. Kami ingin membantu mereka punya bekal untuk bangkit dan kembali menatap masa depan dengan lebih optimistis," ujar Saiful dalam keterangan resminya, Selasa (18/8/2026).

Saiful menambahkan, PEKA adalah bagian dari penguatan peran negara di setiap fase kehidupan pekerja. Mulai dari perlindungan sebelum risiko terjadi, memastikan manfaat diterima saat risiko terjadi, hingga mendampingi keluarga agar kembali produktif setelahnya.

Kolaborasi Kunci Keberhasilan Program

BPJS Ketenagakerjaan mengakui tidak bisa berjalan sendiri dalam mewujudkan program ini. Keberhasilan PEKA bergantung pada kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dunia usaha, perbankan, perguruan tinggi, lembaga pelatihan, dan komunitas.

"Kami tidak ingin mereka sekadar selesai mengikuti pelatihan. Harapannya, keterampilan yang didapat benar-benar bisa menjadi jalan untuk memperoleh penghasilan dan membuat mereka semakin mandiri," jelas Saiful.

Program ini sejalan dengan Asta Cita Ke-6 pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan melalui penguatan perlindungan sosial.

Bagi masyarakat yang merasa berhak menjadi penerima manfaat dan ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai program PEKA, dapat menghubungi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat atau mengakses kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan. Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi untuk menghindari penipuan yang mengatasnamakan program bantuan sosial.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarrakyat.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks