Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae secara resmi melantik Pengurus Kabupaten Persatuan Menembak Indonesia (Pengkab Perbakin) Sigi masa bakti 2026–2030 dan meminta pengurus baru fokus pada pembinaan atlet usia dini. Saat ini, Perbakin Sigi tercatat membina sedikitnya 30 atlet muda dari jenjang sekolah dasar hingga menengah yang rutin berlatih dua kali sepekan.
SIGI — Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae meminta Pengurus Kabupaten Persatuan Menembak Indonesia (Pengkab Perbakin) Sigi masa bakti 2026–2030 untuk memfokuskan program kerja pada pembinaan atlet usia dini secara konsisten. Menurutnya, potensi atlet menembak di kabupaten tersebut sangat besar dan membutuhkan pembinaan serius agar prestasi meningkat.
"Potensi atlet menembak di Sigi sangat besar. Karena itu diperlukan pembinaan yang serius, konsisten, dan melibatkan berbagai pihak agar prestasi yang diraih semakin meningkat," kata Rizal dalam keterangan tertulis di Palu, Minggu.
Sinergi Lintas Sektor Kunci Pembinaan Atlet
Rizal menegaskan bahwa pengembangan olahraga prestasi tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan pemerintah daerah saja tidak cukup, melainkan perlu sinergi lintas sektor bersama dunia usaha dan elemen masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sigi berkomitmen mendukung sarana dan prasarana olahraga sebagai bagian dari agenda pemajuan sumber daya manusia (SDM) lokal. Hal ini disampaikan Rizal saat menghadiri pelantikan Pengkab Perbakin Sigi di Aula Kantor Bupati Sigi, Desa Bora.
Prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus baru dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengprov Perbakin Sulawesi Tengah Sarifudin A. Darmansyah.
30 Atlet Muda Disiapkan untuk Kejuaraan Nasional
Ketua Pengkab Perbakin Sigi Jamaludin L. Nusu menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah membina sedikitnya 30 atlet menembak yang berasal dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah. Mereka dipersiapkan menghadapi sejumlah kejuaraan regional hingga agenda nasional pada akhir tahun 2026.
"Atlet-atlet yang kami bina rutin berlatih dua kali dalam sepekan. Mereka dipersiapkan untuk menghadapi sejumlah kejuaraan regional hingga agenda nasional pada akhir tahun 2026," ungkap Jamaludin.
Fasilitas Lapangan Tembak Jadi Modal Utama
Jamaludin menambahkan, ketersediaan fasilitas lapangan tembak yang representatif di Kabupaten Sigi menjadi modal utama dalam mendukung keberlanjutan program pelatihan. Selain pembinaan internal, Perbakin Sigi juga menargetkan daerahnya dapat menjadi tuan rumah kejuaraan menembak tingkat nasional pada masa mendatang.
Dengan fasilitas yang memadai dan pembinaan yang terstruktur, Sigi berpeluang melahirkan atlet menembak berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.