Pencarian

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Canangkan Target Bebas TB dalam 3 Tahun, Libatkan Ribuan Mahasiswa via Program Berani Magaya

Minggu, 23 Agustus 2026 • 14:07:01 WIB
Gubernur Sulteng Anwar Hafid Canangkan Target Bebas TB dalam 3 Tahun, Libatkan Ribuan Mahasiswa via Program Berani Magaya
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mencanangkan target bebas tuberkulosis (TB) dalam tiga tahun melalui peluncuran program Berani Magaya di Universitas Tadulako, Sabtu (22/8/2026).

PALUGubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan komitmennya memberantas Tuberkulosis (TB) hingga tuntas dalam kurun waktu tiga tahun. Pernyataan itu disampaikan di hadapan ratusan mahasiswa dan jajaran akademisi saat menghadiri Puncak Dies Natalis ke-9 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako sekaligus meluncurkan gerakan Berani Magaya, Sabtu (22/8/2026).

“Kita berkomitmen hari ini bahwa dalam tiga tahun ke depan, Sulteng bebas TB,” tegas Anwar dalam sambutannya.

Kampus Menjadi Garda Depan Penanggulangan TB

Gerakan Berani Magaya dirancang untuk menjadikan perguruan tinggi sebagai motor penggerak percepatan penanganan TB. Anwar menilai mahasiswa memiliki posisi strategis untuk menjangkau komunitas terkecil, yakni keluarga, dalam memberikan edukasi dan pendampingan pengobatan.

Peran yang bisa diambil mahasiswa cukup luas, mulai dari membantu menemukan kasus baru di lingkungan sekitar, mendampingi warga yang menjalani pengobatan, hingga mengingatkan pasien agar tidak putus obat. Hal ini dinilai krusial karena pengobatan TB membutuhkan kepatuhan tinggi dalam jangka waktu panjang.

Program 9 Berani dan Dukungan Terhadap Asta Cita

Gubernur memastikan inisiatif ini tidak berhenti pada seremoni peluncuran. Ia meminta seluruh jajaran kesehatan dan perguruan tinggi se-Sulteng untuk segera menerjemahkan program tersebut ke dalam aksi konkret di lapangan.

“Kita akan koordinasikan dengan seluruh perguruan tinggi dan jajaran kesehatan supaya apa yang kita launching hari ini betul-betul bisa berjalan,” ujarnya.

Anwar menambahkan, gerakan ini merupakan bagian dari program unggulan Pemprov Sulteng, yakni 9 Berani, yang sejalan dengan Asta Cita Presiden di daerah. Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota sangat besar untuk menyukseskan agenda nasional tersebut.

“Kerja sama ini hanya bisa berjalan kalau kita bersama-sama dengan seluruh perguruan tinggi. Apa yang digagas melalui Berani Magaya hari ini adalah sebuah konsep yang sangat aktual dan harus kita lakukan,” pungkasnya.

Sinergi Lintas Sektor dan Kehadiran Pejabat Pusat

Kegiatan yang berlangsung di auditorium Untad ini turut dihadiri jajaran wakil menteri, Wakil Gubernur Sulteng Reny A. Lamadjido, Rektor Untad Amar, serta para dosen FKM Untad. Kehadiran unsur pimpinan pusat dan daerah dalam satu forum menunjukkan penanganan TB di Sulteng mendapat perhatian serius dari berbagai level pemerintahan.

Anwar menekankan bahwa pemberantasan TB tidak boleh dipandang semata-mata sebagai persoalan medis. Pendekatan sosial dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar target bebas TB pada 2029 dapat terwujud sesuai harapan.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gnews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks