PALU — Momentum peringatan Hari Pengayoman Ke-81 dimanfaatkan Kanwil Kemenkum Sulteng untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Acara syukuran yang digelar di Ruang Garuda kantor tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Sulawesi Tengah, perwakilan kementerian/lembaga, perbankan, perguruan tinggi, serta mitra kerja.
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenkum Sulteng, Liana Rakhmat Renaldy, turut hadir bersama para anggotanya. Kehadiran berbagai unsur ini dinilai sebagai wujud nyata dukungan terhadap pelaksanaan tugas pelayanan hukum di daerah.
Tema Transformasi Digital Jadi Sorotan Peringatan Tahun Ini
Mengusung tema "Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak", peringatan ini dimaknai sebagai ruang evaluasi atas perjalanan panjang institusi. Kakanwil Rakhmat Renaldy menyebut usia 81 tahun bukanlah perjalanan singkat.
"Di dalam perjalanan panjang tersebut terdapat sejarah, dinamika, tantangan, pengorbanan, serta berbagai kontribusi yang telah diberikan oleh para pendahulu," jelasnya di hadapan para tamu undangan.
Makna Pengayoman: Negara Hadir Memberi Kepastian Hukum
Rakhmat menegaskan bahwa nilai "Pengayoman" merepresentasikan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan rasa keadilan bagi masyarakat. Setiap insan Kementerian Hukum, lanjutnya, memikul tanggung jawab moral untuk memastikan tugas dan kewenangan yang dijalankan memberi manfaat nyata.
"Tidak ada pekerjaan yang tidak penting. Tidak ada pengabdian yang sia-sia. Setiap kontribusi yang diberikan dengan penuh tanggung jawab akan menjadi bagian dari keberhasilan organisasi," ungkapnya.
Apresiasi untuk Purnabakti dan Dorongan Perbaikan Pelayanan
Penghormatan khusus disampaikan kepada para purnabakti dan sesepuh Kementerian Hukum. Menurut Rakhmat, capaian institusi saat ini merupakan hasil kerja keras para pendahulu yang wajib diteruskan nilainya kepada generasi berikutnya.
Ia juga mendorong jajarannya menjadikan kritik masyarakat sebagai bahan evaluasi. Perkembangan teknologi disebutnya sebagai sarana untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
"Semoga pada usia yang ke-81 ini, Kementerian Hukum semakin kuat, semakin profesional, semakin dipercaya masyarakat, dan semakin mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan hukum nasional," pungkas Rakhmat.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Sulteng berkomitmen memperkuat sinergi dan transformasi pelayanan hukum agar kehadiran institusi semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sulawesi Tengah.