MOROWALI — Keluhan soal kendaraan hilang dari area parkir pabrik menjadi perhatian serius Kepala Kepolisian Resor Morowali, AKBP Reza Khomeini. Dalam silaturahmi dengan pengurus Serikat Pekerja Lokal dan Kerukunan Keluarga berbagai daerah di Desa Lalampu, Kecamatan Bahodopi, Jumat (22/8/2026), ia menyoroti lemahnya pengamanan di kantong parkir karyawan yang berada di luar kawasan industri.
“Di parkiran karyawan itu di luar kawasan dan tidak dijaga, jadi banyak hilang. Saya minta manajemen tidak hanya fokus pada keamanan aset produksi, tetapi juga keamanan kendaraan pekerja,” tegasnya.
Menurut Kapolres, para buruh yang bekerja keras mencari nafkah tidak seharusnya menjadi korban kejahatan hanya karena sistem pengamanan parkir yang lemah. Ia pun menekankan sejumlah poin perbaikan yang harus segera direalisasikan pihak perusahaan.
Lima Poin Perbaikan Keamanan Parkir yang Diminta Kapolres
AKBP Reza Khomeini meminta manajemen tidak setengah-setengah dalam membenahi area parkir. Setidaknya ada lima hal yang harus dipenuhi untuk menekan angka curanmor.
- Pemasangan CCTV beresolusi tinggi di seluruh kantong parkir, termasuk titik buta yang kerap dimanfaatkan pelaku.
- Penerapan sistem akses keluar-masuk parkir menggunakan kartu identitas atau barcode yang terintegrasi dengan data karyawan.
- Penempatan personel keamanan pada jam rawan, terutama saat pergantian shift siang ke malam.
- Pembuatan pos penjagaan parkir dan pencatatan nomor kendaraan secara manual sebagai cadangan jika sistem digital terganggu.
- Kerja sama dengan Polsek setempat untuk patroli rutin di sekitar kawasan parkir.
Sepeda Motor Jadi Sasaran Utama Pelaku
Berdasarkan data kepolisian, kendaraan roda dua menjadi target paling rawan karena mudah dibawa kabur. Kapolres meminta perusahaan menyediakan area parkir khusus yang lebih aman untuk sepeda motor.
“Kalau perlu, pasang portal otomatis dan pemeriksaan bagasi atau nomor rangka kendaraan saat keluar area pabrik. Ini memang merepotkan, tapi jauh lebih baik daripada karyawan kehilangan motor,” tambahnya.
Seorang pekerja nikel di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang hadir dalam pertemuan itu mengaku pernah melihat korban kehilangan kelengkapan motor, seperti ban yang dicuri di area parkir. “Kalau motor hilang, kami tidak bisa kerja maksimal. Semoga dengan adanya CCTV dan penjagaan lebih ketat, kami merasa tenang saat bekerja,” harapnya.
Inspeksi Mendadak ke Pabrik Lain Bakal Digelar
Kapolres berjanji akan melakukan evaluasi berkala dan inspeksi mendadak ke sejumlah pabrik lain di wilayah hukumnya. Langkah ini untuk memastikan standar pengamanan parkir diterapkan secara konsisten di seluruh perusahaan.
“Keamanan adalah investasi, bukan pengeluaran. Perusahaan yang aman akan membuat pekerja nyaman, dan produksi pun berjalan lancar,” ujarnya.