Pencarian

INKA Janji Perbaiki KRL Jabodetabek, Minta Maaf ke Pengguna

Rabu, 28 Oktober 2026 • 08:34:31 WIB
INKA Janji Perbaiki KRL Jabodetabek, Minta Maaf ke Pengguna
Rangkaian KRL buatan INKA menjalani perawatan di depo untuk menindaklanjuti temuan teknis selama operasional.

SULAWESI TENGAH — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA berkomitmen menuntaskan perbaikan rangkaian KRL yang terkendala operasional di lintas Jabodetabek sesuai spesifikasi teknis yang disepakati bersama KAI Commuter. Langkah itu diambil setelah sejumlah temuan teknis muncul sejak tujuh rangkaian KRL INKA kembali beroperasi pada 6 Oktober 2026. Perbaikan tersebut menyangkut keandalan sarana yang melayani lebih dari 270 juta perjalanan pelanggan sepanjang Januari-September 2026.

Jakarta — Perbaikan menyusul sorotan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono yang menyoroti langkah penarikan sejumlah KRL INKA demi menjamin aspek keselamatan pelayanan. INKA menyatakan arahan regulator menjadi perhatian utama untuk mempercepat tindak lanjut penyempurnaan rangkaian.

Senior Manager Corporate Communication and Representative Office INKA Nanang Agung Rohmandiyas mengatakan tanggung jawab perseroan sebagai manufaktur tidak berhenti saat produk dikirim ke operator. Pihaknya akan bekerja bersama KAI Commuter untuk menindaklanjuti setiap temuan, memverifikasi hasil penanganan, dan memastikan langkah penyempurnaan mengacu pada persyaratan teknis.

Temuan Teknis Setelah Kembali Beroperasi

Tujuh rangkaian KRL buatan INKA menjalani perawatan hampir satu bulan di bengkel sejak awal September 2026. Rangkaian itu kembali masuk layanan pada 6 Oktober 2026, tetapi sejumlah catatan teknis masih muncul selama operasional.

VP Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan seluruh temuan sudah disampaikan kepada INKA untuk ditangani. "Masih terdapat beberapa catatan teknis setelah rangkaian kembali beroperasi. Seluruh temuan tersebut kami sampaikan kepada INKA untuk ditangani," kata Anne dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).

Dampaknya terasa langsung di lapangan. Tujuh perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta harus dibatalkan karena dua sarana masih menjalani perbaikan di Depo Bukit Duri. KAI menyebut timnya terus memantau agar setiap tindak lanjut dapat diuji melalui performa rangkaian dalam pelayanan.

Beban Layanan 270 Juta Perjalanan

Keandalan sarana menjadi kian krusial seiring pertumbuhan penumpang Commuter Line Jabodetabek. Sepanjang Januari-September 2026, layanan ini melayani 270.891.261 pelanggan, naik 6,02 persen dibanding periode sama 2025 sebanyak 255.520.949 pelanggan.

Anne menegaskan skala layanan sebesar itu membuat satu gangguan bisa merembet ke perjalanan lain, terutama pada jam sibuk. "Lebih dari 270 juta perjalanan pelanggan dalam sembilan bulan menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap Commuter Line Jabodetabek," ujarnya.

INKA menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna Commuter Line. Nanang mengakui gangguan perjalanan berdampak pada aktivitas masyarakat. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna Commuter Line. Kami memahami bahwa gangguan perjalanan berdampak pada aktivitas masyarakat," katanya.

Evaluasi Jadi Masukan Produksi

Hasil evaluasi di lapangan akan menjadi masukan bagi penyempurnaan proses produksi dan pengendalian mutu INKA. Umpan balik operator dinilai penting agar tindak lanjut temuan memperkuat konsistensi kualitas produk dan keandalannya dalam pemakaian sehari-hari.

INKA juga menegaskan komitmennya menghadirkan produk berkualitas sesuai spesifikasi teknis yang disepakati bersama operator serta ketentuan regulator. "Arahan Kementerian Perhubungan menjadi perhatian kami untuk mempercepat tindak lanjut perbaikan dan penyempurnaan, dengan tetap mengutamakan pemenuhan persyaratan keselamatan dan kelaikan operasi," ujar Nanang.

Bagi penumpang, penyelesaian rangkaian ini menentukan kelancaran perjalanan harian di lintas Jabodetabek. Bagi INKA, kasus ini menjadi ujian reputasi sebagai produsen sarana perkeretaapian dalam negeri di tengah tuntutan keandalan armada yang terus meningkat.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks