Pencarian

Pemkab Morowali Salurkan Perdana 200 Tabung LPG 3 Kg ke Menui Kepulauan, Pasokan Rutin 3 Kali Sebulan Ditargetkan

Rabu, 28 Oktober 2026 • 06:01:31 WIB
Pemkab Morowali Salurkan Perdana 200 Tabung LPG 3 Kg ke Menui Kepulauan, Pasokan Rutin 3 Kali Sebulan Ditargetkan
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Morowali, Emil Monto, melepas pemberangkatan 200 tabung LPG 3 kg di Dermaga Desa Puungkoilu.

MOROWALI — Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Morowali, Emil Monto, melepas langsung pemberangkatan 200 tabung LPG 3 kg di Dermaga Desa Puungkoilu. Distribusi perdana itu menyasar warga Kecamatan Menui Kepulauan yang selama ini bergantung pada pasokan gas dari provinsi tetangga.

Pengiriman tahap awal diangkut dengan kapal kayu menuju Pangkalan Bunga Karang I dan Bunga Karang II di Kelurahan Ulunambo. Dua pangkalan itu akan jadi titik distribusi pertama sebelum pasokan diteruskan ke desa-desa lain di kawasan kepulauan.

Emil menyebut pengiriman ini bagian dari komitmen Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf dan Wakil Bupati Iriane Iliyas. Pemerintah daerah ingin memastikan warga kepulauan tetap mendapat LPG 3 kg dengan harga terjangkau.

Pasokan dari Sulawesi Tenggara Terhenti, Harga Gas Melon Melonjak

Warga Menui Kepulauan sudah lama kesulitan mendapat gas melon. Kelangkaan itu memicu kenaikan harga di tingkat konsumen, dan kondisinya makin berat setelah pasokan dari Sulawesi Tenggara berhenti.

Untuk menutup kekosongan itu, Pemkab Morowali menjalin kerja sama distribusi dengan agen PT Montama Bersaudara dan PT Famasco. Kedua agen diharapkan melancarkan kembali arus gas ke wilayah kepulauan.

Pengelola Pangkalan Bunga Karang I dan II, Jafar Hamid, turut hadir dalam pelepasan bersama sejumlah staf Bagian Ekonomi dan SDA. Pangkalan yang dikelolanya jadi ujung distribusi pertama bagi warga sekitar Ulunambo.

Harga Tetap Mengacu HET meski Ada Biaya Angkut Laut

Emil menegaskan penetapan harga tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemkab Morowali. Biaya operasional pengangkutan laut, tenaga buruh, dan bongkar muat sudah diperhitungkan agar warga tidak dibebani harga tidak wajar.

Perhitungan itu penting karena distribusi ke kepulauan menempuh jalur laut dengan kapal kayu. Tanpa pengaturan, ongkos angkut berpotensi mendorong harga jual di pangkalan melampaui batas.

Target 1.500 Tabung per Bulan dengan Pengiriman 2-3 Kali

Pemkab Morowali bersama distributor akan mengupayakan pengiriman rutin minimal dua hingga tiga kali sebulan. Jumlah pasokan tiap pengiriman diharapkan naik dari 200 menjadi 500 tabung.

Dengan skema itu, total distribusi berpotensi mencapai 1.500 tabung per bulan. Angka tersebut jauh di atas kiriman perdana yang baru 200 tabung.

Pemerintah daerah belum memerinci jadwal pengiriman berikutnya. Yang jelas, kelancaran pasokan ke Menui Kepulauan akan bergantung pada kesiapan armada laut dan dua pangkalan di Ulunambo.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarpalu.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks