Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mencatat progres rekonstruksi ruas jalan Muliasari–Kokobuka–Air Terang–Kali–Kulango di Kabupaten Buol baru mencapai 23 persen. Proyek sepanjang 17 kilometer dengan anggaran Rp 72,2 miliar dari APBD Provinsi Sulteng itu dikerjakan melalui skema Multi Years Contract sejak April 2026 hingga Desember 2027. Pekerjaan dikerjakan PT Wahana Cipta Lestari sebagai bagian dari Program Berani Lancar.
BUOL — Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Sulawesi Tengah, Mohammad Ali, menyatakan pekerjaan rekonstruksi ruas jalan Muliasari–Kokobuka–Air Terang–Kali–Kulango masih berjalan bertahap. Rekonstruksi dimulai dari titik nol di Desa Kokobuka, Kecamatan Tiloan, hingga Jalan MA Turungku, Kelurahan Kali.
Ruas jalan itu terbagi dalam empat segmen dengan perkerasan aspal hotmix. Sejumlah bagian yang telah diaspal terpantau mulus dan dapat dilalui kendaraan bermotor.
Anggaran Rp 72,2 Miliar dari APBD Sulteng
"Jadi proyek rekonstruksi jalan itu sepanjang 17 kilometer dengan anggaran mencapai Rp72,2 miliar dari APBD Provinsi Sulawesi Tengah yang dikerjakan melalui skema Multi Years Contract sejak April 2026 hingga Desember 2027," kata Mohammad Ali di Kota Palu, Sabtu.
Skema Multi Years Contract dipakai karena pekerjaan membentang lintas tahun anggaran. Kontrak sejak April 2026 memberi ruang bagi kontraktor menyelesaikan empat segmen tanpa terputus siklus anggaran tahunan.
Bagian dari Program Berani Lancar Pemprov Sulteng
Rekonstruksi ruas jalan ini masuk dalam Program Berani Lancar yang digarap Pemprov Sulteng. PT Wahana Cipta Lestari ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan di lapangan.
Program Berani Lancar mencakup pembangunan dan rekonstruksi infrastruktur jalan serta jembatan sebanyak 24 paket di Sulawesi Tengah. Nilai totalnya Rp604,8 miliar.
Paket-paket itu tersebar di Kabupaten Sigi, Tolitoli, Morowali Utara, Poso, Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Buol, Parigi Moutong, Morowali, Tojo Una-Una, dan Donggala.
Mengapa Rekonstruksi Jalan Buol Diprioritaskan
Mohammad Ali menuturkan rekonstruksi ruas jalan itu ditujukan untuk mempercepat konektivitas antarwilayah, khususnya di Kabupaten Buol.
"Tentunya peningkatan kualitas jalan diharapkan bisa mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang, sekaligus memperkuat akses antarwilayah di Kabupaten Buol," sebutnya.
Konektivitas Muliasari–Kokobuka–Air Terang–Kali–Kulango menghubungkan permukiman warga dengan jalur distribusi barang antarkecamatan. Perbaikan permukaan jalan berdampak langsung pada waktu tempuh dan biaya angkut hasil bumi dari desa-desa sekitar.
Target Penyelesaian Desember 2027
Kontrak pekerjaan berjalan hingga Desember 2027. Dengan capaian 23 persen, sisa pekerjaan mencakup sebagian besar segmen yang belum diaspal hotmix.
Pemprov Sulteng belum merinci jadwal penyelesaian per segmen. Progres berikutnya akan menentukan apakah target akhir kontrak bisa dipenuhi sesuai jadwal yang ditetapkan.