Pencarian

2 Emas Asian Games 2026 Jadi Modal Bulu Tangkis Indonesia ke Olimpiade 2028

Rabu, 07 Oktober 2026 • 16:03:31 WIB
2 Emas Asian Games 2026 Jadi Modal Bulu Tangkis Indonesia ke Olimpiade 2028
Tim bulu tangkis Indonesia meraih dua medali emas pada Asian Games 2026.

SULAWESI TENGAH — Tim bulu tangkis Indonesia membawa pulang dua medali emas dari Asian Games 2026, melebihi target awal sebelum berangkat ke Aichi-Nagoya. Emas dari tim beregu putra dan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mengangkat total perolehan Indonesia menjadi lima emas, melampaui target Kemenpora yang hanya empat.

PBSI menggelar syukuran atas capaian tersebut di Pelatnas Cipayung, Rabu (7/10/2026) siang. Dalam acara itu, total bonus Rp 4,8 miliar dibagikan kepada para atlet, pelatih, tim performance official, staf, dan karyawan Pelatnas.

Tim beregu putra menerima bonus terbesar Rp 2 miliar, sementara Leo/Daniel mendapat Rp 1 miliar. Bonus dari PBSI ini terpisah dari bonus resmi pemerintah yang mengganjar satu emas dengan Rp 3 miliar.

Fadil Imran: Prestasi Ini Hasil Kerja Bersama

Ketua PBSI Fadil Imran menyebut apresiasi tidak hanya ditujukan bagi atlet yang berdiri di podium. Ia menegaskan peran pelatih, staf, dan pekerja di belakang layar turut menentukan hasil di Aichi-Nagoya.

"Alhamdulillah, hari ini kita berkumpul untuk bersyukur sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh tim bulu tangkis Indonesia yang telah berjuang di Asian Games Aichi-Nagoya 2026," ujar Fadil.

"Kita membawa pulang dua emas, satu perak, dan tiga perunggu. Tentu kami bangga. Namun, yang ingin kami apresiasi bukan hanya mereka yang berdiri di podium. Ada para pelatih, tim performance official, staf dan karyawan Pelatnas, serta banyak orang yang bekerja di belakang layar. Prestasi ini adalah hasil kerja bersama."

Regenerasi Mulai Terlihat dari Skuad Muda

Dua emas Asian Games 2026 diharapkan menjadi titik kebangkitan bulu tangkis Indonesia. Skuad yang dikirim ke Jepang banyak dihuni pemain muda seperti Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah.

Fadil menilai hasil tersebut memberi keyakinan bahwa proses pembinaan dan regenerasi yang sedang dibangun mulai menunjukkan hasil. Meski begitu, ia meminta para atlet tidak cepat berpuas diri.

"Hasil Asian Games memberi kami keyakinan bahwa proses pembinaan dan regenerasi yang sedang dibangun mulai menunjukkan hasil. Tetapi saya selalu mengingatkan anak-anak, jangan cepat puas. Mulai terlihat bukan berarti selesai. Masih banyak yang harus kita evaluasi dan perbaiki," kata Fadil.

"Perjalanan kita masih panjang, dan tujuan besarnya tetap sama, yaitu membangun prestasi yang konsisten menuju Olimpiade Los Angeles 2028."

Taufik Hidayat Ingatkan Bahaya Terlena

Wakil Ketua Umum PBSI Taufik Hidayat menyampaikan pesan serupa. Ia berharap dua emas Asian Games 2026 menjadi awal kebangkitan, bukan bumerang bagi para pemain muda.

"Iya, ini suatu awal kebangkitan. Mudah-mudahan buat tim dan buat anak-anak yang lain juga, jangan lupa, ini baru awal. Jadi saya harap Asian Games ini jangan menjadi bumerang. Tujuan kita tetap, dalam kepengurusan kita ini, Olimpiade 2028. Mudah-mudahan ini menjadi satu motivasi untuk ke depannya. Kita percaya bahwa regenerasi itu harus dijalankan," pungkas Taufik.

Dengan tambahan dua emas dari bulu tangkis, Indonesia menutup Asian Games 2026 dengan lima emas. Fokus berikutnya sudah mengarah ke Los Angeles 2028, di mana PBSI menargetkan prestasi yang lebih konsisten dari cabang ini.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks