PALU — Wakil Bupati Morowali Utara Djira menyebut pertemuan antara Pemprov Sulteng, DPRD Sulteng, Pemkab Morut, dan 15 perusahaan pemegang IUP di Jakarta pada Selasa (9/6) sebagai kabar besar bagi warganya. Selama ini, kondisi jalan Towi-Ganda-Ganda kerap dikeluhkan masyarakat.
"Komitmen Pemprov Sulteng memperbaiki infrastruktur jalan bersama perusahaan yang beroperasi di Morowali Utara kami sambut baik, langkah itu sangat positif," kata Djira melalui keterangan tertulis yang diterima di Palu, Rabu.
Jalan Strategis untuk Industri dan Warga
Ruas Towi–Ganda-Ganda merupakan jalur utama di Morut yang menunjang mobilitas warga sekaligus aktivitas industri dan distribusi logistik kawasan pertambangan. Djira menekankan bahwa peningkatan kualitas jalan ini akan berdampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga pertumbuhan ekonomi daerah.
"Ketika akses jalan membaik, maka aktivitas ekonomi masyarakat akan ikut bergerak lebih cepat. Kami berharap pelaksanaan pembangunan nantinya berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah," ujarnya.
15 Perusahaan Tanggung Biaya Penuh
Dalam pertemuan tersebut, seluruh perusahaan pemegang IUP berkomitmen melaksanakan rekonstruksi hingga tahap pengaspalan. Pembiayaan sepenuhnya ditanggung oleh masing-masing perusahaan sesuai pembagian panjang penanganan ruas jalan yang telah disepakati bersama.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ruas jalan ini menjadi prioritas bersama demi meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di Morut. Ia menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk nyata sinergitas pemerintah dan pihak swasta untuk menghadirkan infrastruktur yang layak.
Pengawasan Ketat agar Tak Sekadar di Atas Kertas
Anwar Hafid memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai regulasi dan target waktu yang telah ditetapkan. Pelaksanaan penanganan ruas jalan dijadwalkan pada awal Juli 2026 setelah seluruh legalitas hukum pelaksanaan fisik rampung diproses.
"Kami tidak ingin kesepakatan hanya berhenti di atas kertas. Karena itu pengawasan akan dilakukan secara serius supaya pekerjaan berjalan efektif, tepat mutu, dan tepat waktu," ujar Anwar.