MOROWALI — Seusai rampung membangun sarana mandi, cuci, kakus (MCK) di lingkungan SDN Umbele, personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1311/Morowali mendapat kejutan dari para guru. Ibu-ibu guru menyiapkan hidangan sederhana di halaman sekolah sebagai ungkapan apresiasi atas kerja keras TNI. Seluruh makanan dan minuman dimasak langsung oleh para tenaga pendidik sejak pagi.
Manfaat MCK bagi Kegiatan Sekolah
Kepala SDN Umbele, Aris Hasang, mengatakan fasilitas MCK yang dibangun Satgas TMMD sangat dibutuhkan oleh siswa dan guru. Sebelumnya, sekolah di Desa Pulau Dua itu belum memiliki sanitasi yang memadai. "Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Satgas TMMD Ke-129 yang telah membangun sarana MCK. Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi kegiatan belajar mengajar," ujar Aris.
Jamuan Tradisi Gotong Royong di Pedesaan
Jamuan tersebut berlangsung penuh keakraban. Personel TMMD dan duduk bersama di teras sekolah, menikmati hidangan khas daerah. Menurut Aris, kegiatan seperti ini sudah menjadi tradisi di wilayah pedesaan sebagai bentuk penghormatan kepada siapa pun yang berbuat baik untuk masyarakat. Aksi para guru itu sekaligus memperkuat hubungan TNI dengan warga sipil.
"Jamuan sederhana ini merupakan bentuk rasa syukur dan penghargaan kami atas kerja keras serta kepedulian TNI kepada masyarakat," tambah Aris. Tak ada sambutan panjang atau acara formal—semua berlangsung alami, dari hati ke hati.
TMMD Ke-129: Tak Sekadar Bangun Fisik
Program TMMD Ke-129 di Morowali memang tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik. Personel selama sepekan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan sosial bersama warga. Kebersamaan dengan guru SDN Umbele menjadi salah satu contoh kecil bahwa program ini juga memperkuat ikatan sosial antara TNI dan rakyat. Ke depan, Satgas akan melanjutkan pembangunan di titik-titik lain di Morowali yang membutuhkan akses sanitasi layak.