SULAWESI TENGAH — Corporate Secretary PT Pos Indonesia, Iwan Gunawan, menyatakan pihaknya menerima proses audit yang dilakukan oleh Danantara dan BP BUMN. Dalam keterangan resmi yang diterima Jumat (24/7/2026), Iwan menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung penuh pemeriksaan tersebut.
"PT Pos Indonesia mendukung sepenuhnya proses audit yang saat ini sedang dilaksanakan oleh instansi/lembaga negara yang berwenang sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik, transparansi, dan akuntabilitas," ujar Iwan.
Audit Bukan Sekadar Formalitas, Ada Target Perbaikan Tata Kelola
Langkah audit ini bukanlah perkara sepele. Danantara selaku pemegang saham pengendali ingin memastikan tidak ada celah rekayasa keuangan yang merugikan negara. Dugaan tersebut mencakup laporan keuangan dalam rentang tiga tahun terakhir, periode yang krusial bagi transformasi Pos Indonesia.
Iwan menjelaskan, saat ini manajemen perusahaan tengah dalam pendampingan ketat Danantara dan BP BUMN. Berbagai program transformasi dan penguatan kinerja tengah dijalankan secara paralel. Salah satu yang mendapat perhatian adalah penguatan sistem pengendalian internal agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Operasional Tetap Jalan, Pelanggan Tak Perlu Khawatir
Di tengah proses audit, Pos Indonesia memastikan seluruh kegiatan operasional tetap terjaga. Pelayanan kepada pelanggan dan kerja sama dengan mitra usaha tidak mengalami gangguan berarti.
"Kami berkomitmen memberikan layanan yang aman dan andal. Itu prioritas utama kami," tegas Iwan. Perusahaan juga terus berupaya membangun fondasi yang lebih sehat, adaptif, dan berdaya saing di tengah tekanan industri logistik yang kian kompetitif.
Audit ini menjadi sinyal keras bagi BUMN lain bahwa era tata kelola longgar sudah berakhir. Danantara, sebagai induk investasi, tidak segan membongkar praktik-praktik yang dianggap menyimpang demi menjaga kredibilitas perusahaan milik negara.