Pencarian

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Groundbreaking 24 Paket Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rp604,8 Miliar di 11 Kabupaten

Minggu, 07 Juni 2026 • 23:31:01 WIB
Gubernur Sulteng Anwar Hafid Groundbreaking 24 Paket Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rp604,8 Miliar di 11 Kabupaten
Gubernur Anwar Hafid memimpin groundbreaking 24 paket proyek jalan dan jembatan senilai Rp604,8 miliar di 11 kabupaten Sulteng.

SIGI — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memimpin langsung seremoni groundbreaking 24 paket pekerjaan jalan dan jembatan yang tersebar di 11 kabupaten, Ahad (7/6/2026). Proyek senilai Rp604,8 miliar ini merupakan bagian dari Program BERANI Lancar yang dipusatkan di Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi.

Ruas Strategis yang Menjadi Prioritas

Pembangunan tahun ini mencakup ruas Palu–Kulawi di Kabupaten Sigi, Simpang Lampasio–Muliasari di Tolitoli, serta Pape–Tomata dan Beteleme–Nuha di Morowali Utara. Di Kabupaten Poso, proyek menyasar ruas Tonusu–Meko dan Meko–Pendolo, sementara di Banggai meliputi Pangkalaseang–Balantak–Sobol, Poh–Siuna–Mayayap–Bualemo, dan Balingara–Longge Atas–Dataran Bulan.

Selain rekonstruksi jalan provinsi, program ini juga mencakup pembangunan dan rehabilitasi jalan desa, pembukaan akses baru antarkawasan, serta penggantian dan pembangunan jembatan. Sejumlah daerah lain yang masuk dalam daftar proyek adalah Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Buol, Parigi Moutong, Morowali, Tojo Una-Una, dan Donggala.

Gubernur: Bukan untuk Popularitas

Di hadapan masyarakat dan kepala daerah yang hadir, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini bukanlah ajang pencitraan. “Ini bukan soal popularitas, bukan mencari simpati, dan bukan untuk dipuji. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada rakyat. Uang rakyat harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang nyata,” tegasnya.

Ia mengakui pembangunan ini dilakukan di tengah kondisi fiskal yang menantang. APBD Provinsi Sulawesi Tengah yang sebelumnya sekitar Rp5,7 triliun kini mengalami penyesuaian menjadi sekitar Rp4,3 triliun. Meski begitu, pemerintah daerah tetap menjalankan program prioritas yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Efisiensi Anggaran untuk Pembangunan

Pemerintah Provinsi melakukan langkah efisiensi pada belanja operasional dan kegiatan yang tidak berdampak langsung terhadap masyarakat. “Kami kurangi perjalanan dinas, kami kurangi berbagai pengeluaran operasional. Tapi pembangunan untuk rakyat tidak boleh berhenti. Jalan harus tetap dibangun, masyarakat harus tetap dilayani,” ujar Anwar Hafid.

Menurutnya, jalan yang baik menentukan kelancaran distribusi barang, akses pendidikan dan kesehatan, serta daya saing ekonomi daerah. “Kalau ada jalan provinsi yang rusak, itu tanggung jawab gubernur. Karena itu saya tidak mau di akhir masa jabatan nanti masih ada jalan provinsi yang berlubang dan tidak layak digunakan masyarakat,” tegasnya.

Apresiasi untuk DPRD Sulteng

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang telah mendukung pelaksanaan program pembangunan infrastruktur ini. Menurutnya, proyek senilai Rp604,8 miliar dapat berjalan karena adanya kesamaan visi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Bagikan
Sumber: teraskabar.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks