SULAWESI TENGAH — Gelar juara Premier League musim 2024/2025 resmi menjadi milik Arsenal. Kepastian itu didapat setelah satu-satunya pesaing terdekat, Manchester City, gagal meraih kemenangan saat bertandang ke Vitality Stadium markas Bournemouth. Hasil imbang 1-1 itu membuat keunggulan poin Arsenal di puncak klasemen tak lagi terkejar dengan satu pertandingan tersisa.
Momen Krusial di Vitality Stadium yang Mengubah Sejarah
City sebenarnya unggul lebih dulu melalui gol Erling Haaland di babak pertama. Namun Bournemouth yang tampil tanpa tekanan berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua melalui gol Antoine Semenyo. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.
Dengan hasil ini, Arsenal unggul delapan poin di puncak klasemen dengan satu laga tersisa. The Gunners akan menerima trofi juara secara resmi di Selhurst Park pada akhir pekan nanti usai melawan Crystal Palace di laga pamungkas.
Pesta di London: Dari Training Ground hingga Emirates Stadium
Skuad Arsenal yang tengah berkumpul di pusat latihan di Hertfordshire untuk menyaksikan laga City vs Bournemouth langsung meledak begitu peluit panjang dibunyikan. Declan Rice menjadi salah satu pemain yang paling ekspresif. Gelandang Timnas Inggris itu mengunggah foto dirinya bersama Kai Havertz, Eberechi Eze, Bukayo Saka, Myles Lewis-Skelly, dan William Saliba di Instagram.
"I told you all .. it's done," tulis Rice merujuk pada seruan perangnya "It's not done" setelah Arsenal kalah dari City sebulan lalu. Rekaman video memperlihatkan para pemain dan staf pelatih berpesta di ruang ganti.
Sementara itu, ribuan suporter Arsenal yang sudah berkumpul di pub-pub sekitar Emirates Stadium langsung meluap ke jalanan. Dalam waktu sepuluh menit setelah gelar dipastikan, ribuan orang berbaris menuju stadion. Mantan striker Arsenal, Ian Wright, terlihat ikut menikmati momen bersejarah tersebut di stadion.
Mikel Arteta: Dari Pekerjaan Pertama ke Jajaran Manajer Legendaris
Ini adalah pencapaian luar biasa bagi Mikel Arteta. Pelatih asal Spanyol berusia 44 tahun itu menjalani pekerjaan pertamanya sebagai manajer dan berhasil membawa Arsenal kembali ke puncak. Ia kini menjadi manajer termuda kedua yang memenangi Premier League, hanya kalah dari Jose Mourinho yang melakukannya bersama Chelsea pada 2005.
Arteta mengambil alih tim dari Unai Emery pada Desember 2019 dan perlahan membangun kembali kekuatan Arsenal. Setelah tiga musim berturut-turut finis sebagai runner-up, musim ini timnya berhasil memuncaki klasemen sejak awal. Meski keunggulan sembilan poin sempat tergerus setelah kalah dari City di Etihad, Arsenal bangkit dengan empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan—ditutup dengan kemenangan 1-0 atas Burnley.
Situs resmi Arsenal menyebut Arteta telah "mengukuhkan tempatnya dalam sejarah sebagai salah satu manajer terhebat sepanjang masa". Ia kini berpeluang menyamai mentornya, Pep Guardiola, dengan memenangi Liga Champions. Arsenal akan menghadapi Paris Saint-Germain pada 30 Mei mendatang.
Jadwal Trofi dan Ambisi Treble
Arsenal akan menerima trofi Premier League di Selhurst Park pada hari Minggu setelah pertandingan terakhir melawan Crystal Palace. Arteta juga akan menjadi manajer dengan masa bakti terlama di empat divisi teratas Inggris setelah kepergian Guardiola dari City setelah sepuluh tahun dikonfirmasi.
Jika Arsenal mampu mengalahkan PSG di final Liga Champions, mereka akan menjadi tim Inggris keenam yang sukses meraih gelar ganda liga domestik dan Si Kuping Besar dalam satu musim. Terakhir kali prestasi itu dicapai oleh Manchester City pada 2023.