SULAWESI TENGAH — Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Argentina dan Spanyol di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Laga ini tak cuma mempertaruhkan gelar juara, tapi juga menyajikan bentrokan dua generasi yang terpaut lebih dari dua dekade.
Messi Debut, Lamine Yamal dan Cubarsi Masih Nol Tahun
World Soccer Talk menyorot kontras usia ini dengan merujuk pada debut resmi Messi bersama Barcelona pada 16 Oktober 2004. Saat itu, Messi yang berusia 17 tahun masuk menggantikan Deco di menit ke-82 dalam laga derbi kontra Espanyol yang berakhir 1-0 untuk Blaugrana.
Data yang dipublikasikan menunjukkan Lamine Yamal (lahir 13 Juli 2007) dan Pau Cubarsi (22 Januari 2007) belum lahir saat momen itu terjadi. Sementara itu, gelandang muda Gavi yang kini menjadi andalan Spanyol baru berusia dua bulan kala Messi menjejakkan kaki di lapangan profesional.
Dari Bocah 11 Tahun Hingga Bayi 1 Tahun: Komposisi Skuad La Roja
Kontras usia ini merata di seluruh lini Spanyol. Di posisi kiper, Unai Simon (11 Juni 1997) berusia 7 tahun saat Messi debut, sementara Joan Garcia (4 Mei 2001) masih 3 tahun. Di lini belakang, bek senior Aymeric Laporte (27 Mei 1994) sudah berusia 10 tahun, sedangkan Marc Pubil (20 Juni 2003) baru berusia 1 tahun.
Di sektor tengah, Rodri (22 Juni 1996) berusia 8 tahun, Fabian Ruiz dan Mikel Merino sama-sama 8 tahun. Pedri (25 November 2002) masih 1 tahun, dan Gavi (5 Agustus 2004) baru 2 bulan. Di lini depan, Borja Iglesias (17 Januari 1993) menjadi yang tertua dengan usia 11 tahun saat Messi debut, sementara Nico Williams (12 Juli 2002) berusia 2 tahun.
Argentina Incar Bintang Keempat, Spanyol Buru Trofi Kedua
Argentina melaju ke final setelah menang dramatis 2-1 atas Inggris di semifinal. Tim asuhan Lionel Scaloni mengincar pertahanan gelar sekaligus bintang keempat. Di sisi lain, Spanyol memburu trofi keduanya di Amerika Utara setelah menyingkirkan Prancis 2-0 di semifinal.
Messi tetap menjadi poros permainan Albiceleste. Di turnamen ini, sang kapten sudah menorehkan delapan gol dan empat assist. Final ini menjadi panggung terakhir bagi generasi emas Argentina sekaligus ujian bagi masa depan sepak bola Spanyol yang diwakili oleh para pemain mudanya.