PALU — Rombongan diplomat Rusia mendarat sekitar pukul 06.14 WITA menggunakan pesawat komersial. Prosesi penyambutan berlangsung di ruang VIP bandara, dengan panitia menyuguhkan Tari Mokambu, tarian adat khas tanah Kaili, sebagai pembuka.
Gubernur Anwar Hafid menyematkan Siga, penutup kepala tradisional Sulawesi Tengah, kepada Tolchenov. Penyematan itu menjadi simbol penerimaan resmi masyarakat Bumi Tadulako atas kunjungan kerja Kedubes Rusia di provinsi tersebut.
Agenda Tiga Hari: Kadin Sulteng hingga Kampus UNISA Palu
Sesuai jadwal resmi, rombongan Kedubes Rusia berada di Sulawesi Tengah selama tiga hari, terhitung 20 hingga 22 Oktober 2026. Pertemuan strategis dengan jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tengah masuk daftar agenda, membahas pemetaan peluang investasi daerah.
Selain agenda ekonomi, Tolchenov dijadwalkan menyambangi Kampus Universitas Abdul Aziz Lamadjido (UNISA) Palu. Kunjungan itu untuk merintis kolaborasi pendidikan tinggi, pertukaran mahasiswa, serta riset akademik.
Investasi dan Pendidikan Jadi Dua Sektor yang Dibidikan
Anwar Hafid menilai kunjungan ini sebagai momentum strategis memperkenalkan potensi unggulan daerah. Dua sektor yang paling disorot adalah investasi ekonomi dan pengembangan pendidikan.
"Kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah, sekaligus membuka peluang kerja sama yang konkret dengan pihak Rusia, khususnya di sektor investasi ekonomi dan pengembangan pendidikan," ujar Gubernur Anwar Hafid usai penyambutan.
Pemprov Sulteng berharap rangkaian agenda tersebut memperkuat hubungan diplomasi bilateral. Dampak yang dibidik: dorongan ekonomi bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan warga Sulawesi Tengah.
Forkopimda Sulteng Turut Mendampingi
Dalam penyambutan resmi itu, Anwar Hafid didampingi Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Rizal Irawan. Hadir pula anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Hidayat Pakamundi, Ketua Yayasan Universitas Abdul Aziz Lamadjido H. Rendy Lamadjido, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr. Rudi Dewanto, serta jajaran Forkopimda Sulteng.
Kunjungan Tolchenov menandai salah satu lawatan diplomatik asing pertama ke Sulawesi Tengah pada 2026. Setelah Palu, belum ada keterangan resmi apakah rombongan melanjutkan agenda ke kabupaten lain di provinsi itu.