SIGI — Penambahan kapasitas 50 Megawatt pada PLTD Sidera menjadi pijakan awal penguatan pasokan energi di Sulawesi Tengah. Peresmian penguatan Sistem Interkoneksi Sulawesi jalur Sidera–Palu itu dilakukan Gubernur Anwar Hafid, didampingi Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae dan Direktur Manajemen Pembangkit PT PLN (Persero) Rizal Calvary Marimbo.
Anwar menyebut program Berani Menyala lahir dari komitmen Pemprov Sulteng agar desa yang belum teraliri listrik tidak terus berada dalam kegelapan. Percepatan elektrifikasi dua tahun terakhir menurunkan jumlah desa tanpa listrik, dari sebelumnya 89 desa pada 2025.
33 Desa Jadi Sasaran Percepatan Elektrifikasi
Saat ini 33 desa sudah didata dan masuk sasaran program percepatan perluasan layanan energi hingga pelosok Sulteng. Pendataan itu menjadi dasar penentuan prioritas pembangunan jaringan di wilayah-wilayah terpencil.
"Target kita, pada 2028 seluruh desa di Sulawesi Tengah sudah berlistrik. Itulah yang melatarbelakangi lahirnya program Berani Menyala. Kita ingin masyarakat di desa-desa yang selama ini belum menikmati listrik juga merasakan manfaat pembangunan," ujar Anwar.
Menurut gubernur, pemerataan listrik bukan sekadar menyalakan lampu. Aliran listrik membuka jalan bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan masyarakat yang lebih baik di wilayah yang sudah teraliri.
Jaringan Listrik Desa Tak Pakai Anggaran Daerah
Pembangunan jaringan kelistrikan desa tidak membebani APBD Sulteng di tengah kebijakan efisiensi. Anwar mengapresiasi pemerintah pusat dan PLN yang menanggung pembangunan jaringan tersebut.
"Program ini tidak menggunakan anggaran pemerintah daerah untuk pembangunan jaringan listrik desanya. Kita bersyukur pemerintah pusat dan PLN membantu, sehingga upaya menerangi desa-desa yang belum berlistrik bisa terus berjalan," jelasnya.
Di luar desa yang belum berlistrik, Pemprov Sulteng juga membantu rumah tangga di desa berlistrik yang belum punya meteran atau sambungan sendiri. Pada tahun sebelumnya bantuan penyambungan listrik menjangkau 1.017 rumah tangga dan direncanakan berlanjut pada 2027.
Proyek 50 MW Dibangun Empat Tahap
PLN menjelaskan penguatan interkoneksi Sidera–Palu merupakan bagian proyek berkapasitas total 50 MW yang dibangun dalam empat tahap. Cluster 1 dan Cluster 2 masing-masing berkapasitas 10 MW, sedangkan Cluster 3 dan Cluster 4 masing-masing 15 MW.
Dua tahap pertama sudah dimulai pada 17 September 2026, sementara dua tahap berikutnya dijadwalkan mulai November 2026. Penguatan sistem ini diharapkan meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi kebutuhan energi masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah.
Peresmian di Sigi juga dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD terkait, jajaran PLN, serta masyarakat setempat. Bagi Pemprov Sulteng, proyek ini menopang pemerataan energi sekaligus menjaga jalur target elektrifikasi desa melalui Berani Menyala.