PALU — Delapan kabupaten yang menerima SK Plt ketua Askab adalah Sigi, Donggala, Buol, Tolitoli, Poso, Tojo Una-Una (Touna), Banggai Kepulauan (Bangkep), dan Banggai Laut. Pelaksana tugas Sekretaris Umum Asprov PSSI Sulteng, Samsurijal Labatjo, menyebut penunjukan dilakukan agar struktur organisasi di tingkat kabupaten tetap berfungsi.
Menurut Ijal, sapaan akrabnya, masa kepengurusan delapan Askab tersebut berakhir pada rentang awal September hingga Oktober 2026. Karena itu, Asprov menerbitkan SK Plt berdasarkan arahan PSSI Pusat.
"Ini yang menjadi dasar utama diterbitkannya SK Plt yang baru agar sesuai dengan mekanisme organisasi yang berlaku," kata Ijal di Palu, Rabu (21/10/2026).
SK Plt Lama Dibatalkan karena Salah Prosedur
Asprov PSSI Sulteng menyatakan seluruh SK Plt ketua Askab yang pernah diterbitkan sebelumnya batal dan tidak berlaku. Pembatalan dilakukan setelah ditemukan kesalahan prosedur dalam penerbitan dokumen tersebut.
"Kami menemukan adanya penyimpangan mekanisme pada SK-SK sebelumnya, dan SK-SK tersebut juga ternyata tidak tervalidasi di PSSI Pusat," ujar Ijal.
Ijal menambahkan, pembatalan diambil demi tertib administrasi organisasi. SK Plt yang baru diproses dengan pemeriksaan kelengkapan administrasi dan prosedur yang benar, lalu akan diverifikasi dan divalidasi sesuai ketentuan organisasi.
"Tidak boleh ada lagi SK yang diterbitkan tanpa melalui mekanisme yang benar dan tanpa validasi dari PSSI Pusat," tegasnya.
Dasar Hukum dan Tahapan Validasi
Penerbitan SK Plt mengacu pada Surat Arahan Sekretaris Jenderal PSSI tentang Arahan Tindak Lanjut Penerbitan SK Penunjukan Plt Ketua PSSI Kabupaten/Kota PSSI Provinsi Sulawesi Tengah. Nomor surat yang dirujuk adalah 6227/PGD/632/X-2026.
Seluruh dokumen yang baru diterbitkan akan melewati tahap verifikasi dan validasi. Asprov menargetkan setiap struktur kepengurusan di tingkat kabupaten memiliki dasar hukum yang sah dan diakui organisasi.
Harapan: Kongres Asprov Berjalan Lancar
Asprov PSSI Sulawesi Tengah berharap tertibnya administrasi kepengurusan di tingkat kabupaten memperlancar persiapan Kongres Asprov PSSI Sulteng. Kongres diharapkan menghasilkan kepengurusan definitif yang sah secara organisasi maupun hukum.
Delapan Askab yang kini dipimpin pelaksana tugas tetap menjalankan fungsi organisasi masing-masing. Kepengurusan definitif baru akan terbentuk melalui mekanisme dan jadwal yang ditetapkan Asprov bersama PSSI Pusat.