PARIGI MOUTONG — General Superintendent PT Putra Nanggroe Aceh KSO PT Bina Kaili, Hikmawati, ST, menyatakan tim di lapangan tengah mempercepat penyelesaian sisa pengaspalan agar sesuai target yang telah ditetapkan. Menurutnya, waktu yang tersisa masih memadai untuk menuntaskan pekerjaan aspal.
“Aspal sampai hari ini tinggal 1,3 kiloan. Target selesai aspal paling lambat kami kejar akhir Oktober. Masih tersisa waktu 10 harian,” kata Hikmawati, Rabu (21/10/2026).
Realisasi Fisik 85,76 Persen, Melampaui Target 82,68 Persen
Realisasi fisik pekerjaan Preservasi Jalan Tolai–Sausu untuk tahun anggaran 2026 tercatat 85,76 persen hingga 19 Oktober 2026. Capaian itu surplus 3,08 poin persentase dari target rencana sebesar 82,68 persen.
Progres yang melampaui rencana membuat sisa pekerjaan terfokus pada pengaspalan ruas jalan nasional di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Panjang sisa yang belum diaspal sekitar 1,3 kilometer.
Bahu Jalan hingga Marka Dikerjakan Bersamaan
Selain pengaspalan, kontraktor mengerjakan sejumlah tahapan penyelesaian lain di ruas yang sama. Pekerjaan itu meliputi bahu jalan menggunakan material Kelas S dan rabat beton.
Pemasangan marka jalan dan pekerjaan finishing juga masuk dalam daftar yang tengah dikebut. Seluruh tahapan diarahkan tuntas mengikuti batas waktu akhir Oktober 2026.
Jalan Nasional Penghubung Parigi Moutong
Ruas Tolai–Sausu merupakan bagian dari jalan nasional di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Perbaikan jalan menjadi penopang mobilitas warga dan angkutan barang antarkecamatan di wilayah tersebut.
Dengan sisa pengaspalan 1,3 kilometer, penyelesaian akhir Oktober 2026 menjadi tenggat yang dikejar kontraktor. Perbaikan bahu jalan dan marka diharapkan langsung menyusul begitu aspal tuntas.