Pencarian

Harga Perak Antam Turun Rp 400 Jadi Rp 36.700 per Gram

Kamis, 29 Oktober 2026 • 11:04:01 WIB
Harga Perak Antam Turun Rp 400 Jadi Rp 36.700 per Gram
Harga perak batangan Antam turun Rp 400 menjadi Rp 36.700 per gram pada Kamis (29/10/2026).

SULAWESI TENGAH — PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menurunkan harga perak batangan menjadi Rp 36.700 per gram pada Kamis (29/10/2026), turun Rp 400 dari posisi sebelumnya Rp 37.100 per gram. Penurunan harga logam mulia ini terjadi di tengah permintaan industri yang masih menjadi penentu arah pasar perak. Bagi investor ritel, harga perak yang jauh di bawah emas membuat logam ini tetap jadi pilihan modal awal yang lebih ringan.

Paragraf pembuka: Selain menjual perak dalam satuan gram, Antam menyediakan perak batangan ukuran 250 gram dan 500 gram. Harga kedua produk tersebut berbeda tergantung berat dan status pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN). Perbedaan ini penting diketahui calon pembeli sebelum bertransaksi, karena harga yang tercantum di pasaran bisa berbeda antara harga dasar dan harga setelah pajak.

Rincian Harga Perak Batangan 250 Gram dan 500 Gram

Untuk ukuran 250 gram, Antam mematok harga dasar Rp 9.700.000. Jika pembeli dikenakan PPN 11 persen, harga yang harus dibayar naik menjadi Rp 10.767.000. Sementara itu, perak batangan 500 gram dibanderol Rp 18.475.000 pada harga dasar, atau Rp 20.507.250 setelah ditambah PPN 11 persen.

Angka-angka tersebut berlaku berdasarkan data harga pada Kamis (29/10/2026). Pembeli disarankan memeriksa ulang harga di kanal resmi Antam sebelum melakukan pemesanan, karena pergerakan harga logam mulia bisa berubah mengikuti kondisi pasar.

Mengapa Perak Masih Diminati Investor Pemula

Perak kerap dipilih sebagai pintu masuk investasi logam mulia karena harga per gramnya jauh lebih rendah dibanding emas. Modal awal yang dibutuhkan pun lebih kecil, sehingga cocok bagi investor yang baru mulai membangun portofolio. Selain untuk investasi, logam ini juga dipakai pada komponen elektronik, panel surya, dan kendaraan listrik. Kebutuhan industri inilah yang ikut menggerakkan harga perak dari waktu ke waktu.

Risiko yang Perlu Diperhitungkan Sebelum Membeli

Meski modalnya terjangkau, perak menyimpan risiko yang tidak bisa diabaikan. Harganya bisa naik atau turun tajam, terutama mengikuti permintaan industri dan sentimen ekonomi global. Membeli saat harga sedang tinggi berpotensi mendatangkan kerugian jika harga berbalik turun.

Calon investor juga perlu menghitung selisih harga beli dan jual kembali atau spread. Selisih ini bisa menggerus keuntungan bila perak dijual dalam waktu singkat. Pasar perak fisik di Indonesia relatif lebih terbatas dibandingkan emas, sehingga proses pencairan menjadi uang tunai bisa memakan waktu lebih lama. Perak fisik juga perlu disimpan dengan aman dan dirawat agar kualitasnya tetap terjaga.

Penutup: Penurunan Rp 400 per gram pada Kamis (29/10/2026) membuka peluang bagi pembeli yang menunggu harga lebih rendah, tetapi tetap perlu dicermati karena volatilitas perak lebih tinggi dibanding emas. Bagi Antam, lini perak batangan melengkapi portofolio logam mulia yang selama ini didominasi emas.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks