Pencarian

GTA 6 Diprediksi Rugikan AS Rp 18 Triliun saat Rilis 19 November 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 • 16:04:32 WIB
GTA 6 Diprediksi Rugikan AS Rp 18 Triliun saat Rilis 19 November 2026
Ilustrasi logo GTA 6 yang dijadwalkan rilis pada 19 November 2026.

SULAWESI TENGAH — Peluncuran GTA 6 pada 19 November 2026 diprediksi membuat Amerika Serikat kehilangan produktivitas hingga USD 1 miliar atau sekitar Rp 18 triliun. Estimasi itu muncul dari kajian ekonom Jose Garcia Montalvo, profesor di Universitas Pompeu Fabra, Barcelona, yang menghitung dampak cuti massal karyawan demi memainkan game Rockstar tersebut. Angka ini masih proyeksi awal, belum terkonfirmasi, dan bergantung pada skala pemain yang benar-benar absen kerja.

Perhitungan Montalvo bertumpu pada asumsi sekitar 1,5 juta orang akan mengambil cuti atau absen kerja pada hari peluncuran GTA 6. Dengan rata-rata gaji tahunan USD 70 ribu, satu hari produktivitas yang hilang setara kerugian miliaran dolar bagi perekonomian AS.

Kelompok yang paling berpotensi absen adalah pria berusia 18-30 tahun. Sektor yang diperkirakan paling merasakan dampaknya adalah perusahaan teknologi, tempat konsentrasi pekerja muda dengan minat tinggi pada game AAA.

Siapa yang Paling Terdampak

Profil demografis pemain GTA selama ini didominasi laki-laki muda, sehingga prediksi cuti massal diarahkan ke kelompok tersebut. Montalvo menekankan angka 1,5 juta orang dan USD 1 miliar merupakan estimasi, bukan hasil pengukuran aktual.

Dampak sebenarnya baru bisa diketahui setelah hari peluncuran. Perilaku pengguna game bisa berubah jika Rockstar kembali menggeser jadwal rilis atau jika terjadi masalah teknis pada hari pertama.

Jadwal Rilis yang Tiga Kali Berubah

GTA 6 semula dijadwalkan meluncur 2 Mei 2025. Rockstar kemudian menunda ke 26 Mei 2026, sebelum akhirnya memutuskan tanggal final 19 November 2026.

CEO publisher Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, menepis kekhawatiran gamer soal penundaan tersebut. Ia menyebut prioritas Rockstar adalah menghadirkan proyek yang melampaui standar hiburan yang ada.

"Yang kami pikirkan adalah menciptakan karya hiburan paling spektakuler di Bumi, dalam sejarah - dan itu adalah tantangan yang cukup berat. Jika kita berhasil melakukannya, dan jika kita melayani pelanggan kita dengan baik, maka keuntungan akan datang dengan sendirinya," ujar Zelnick, dikutip Dexerto.

Mengapa Ekonomi Hiburan Ikut Dihitung

Kajian semacam ini lazim dipakai untuk mengukur dampak ekonomi dari perilaku konsumsi hiburan berskala besar. Peluncuran game atau film dengan basis pemain puluhan juta orang bisa menggeser pola kerja, belanja, dan lalu lintas data dalam satu hari.

Bagi pasar Indonesia, GTA 6 juga relevan karena basis pemain game konsol dan PC lokal cukup besar. Namun belum ada estimasi resmi dampak ekonomi domestik dari peluncuran game ini.

Take-Two dan Rockstar belum merilis proyeksi resmi terkait penjualan maupun jumlah pemain hari pertama. Semua angka kerugian yang beredar masih bersifat prediksi pihak ketiga.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks