Pencarian

Pemkot Palu Terima 114 Mahasiswa UIN Datokarama untuk KKN Tematik Pertanahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 11:01:01 WIB
Pemkot Palu Terima 114 Mahasiswa UIN Datokarama untuk KKN Tematik Pertanahan
Mahasiswa UIN Datokarama Palu mengikuti pelepasan peserta KKN Tematik Pertanahan Angkatan VI Gelombang II Tahun 2026.

PALU — Sebanyak 114 mahasiswa UIN Datokarama Palu tergabung dalam KKN Tematik Pertanahan Angkatan VI Gelombang II Tahun 2026. Jumlah itu bagian dari 1.125 peserta KKN yang dilepas pada Oktober 2026, dengan kluster pertanahan menjadi salah satu konsentrasi program pengabdian.

Program KKN Tematik Kluster Pertanahan dijalankan melalui kerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Tujuannya memperkuat literasi hukum pertanahan di tengah masyarakat Kota Palu.

Fokus Pengabdian: dari Literasi Hukum hingga Sertifikasi Tanah Wakaf

Mahasiswa diarahkan membantu masyarakat memahami persoalan penguasaan, pemanfaatan, dan kepastian hukum atas tanah. Ruang lingkupnya mencakup pemetaan penguasaan dan pemanfaatan tanah, edukasi kepastian hukum hak atas tanah, hingga pendampingan sertifikasi tanah wakaf.

Pada pelaksanaan sebelumnya, program serupa menghasilkan puluhan sertifikat tanah wakaf dan mendukung pendampingan legalitas aset di berbagai kelurahan. Capaian itu menjadi acuan untuk pengembangan program pada angkatan berikutnya.

Pesan Asisten: Diskusikan Program Sebelum Turun ke Lapangan

Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Palu, Eka Komalasari, meminta mahasiswa memahami program sebelum terjun ke masyarakat. Koordinasi dan persiapan matang dinilai menentukan apakah pelaksanaan KKN berjalan sesuai tujuan.

"Atas nama Pemerintah Kota Palu, kami mewakili Bapak Wali Kota menyambut adik-adik sekalian untuk melaksanakan KKN di wilayah Kota Palu, khususnya terkait kluster pertanahan," ujar Eka dalam sambutannya.

Eka juga menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater dan membangun komunikasi yang baik dengan warga. Menurutnya, karakter masyarakat berbeda-beda sehingga mahasiswa perlu menyesuaikan sikap dan cara bersosialisasi.

"Diskusikan terlebih dahulu apa yang akan dilakukan. Saya harapkan nama baik lembaga tetap dijaga, begitu juga perilaku kalian. Masyarakat memiliki karakter yang berbeda-beda, sehingga kita harus menjaga sikap dan cara bersosialisasi agar masyarakat dapat menerima apa yang kita sampaikan," pesannya.

Sinergi Perguruan Tinggi, Pemkot, dan BPN

Pemkot Palu menyatakan siap menerima dan mendukung mahasiswa selama menjalankan pengabdian. Program ini disebut sebagai bagian dari penguatan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan instansi pertanahan.

Melalui keterlibatan mahasiswa, Pemkot berharap tertib administrasi pertanahan dan kesadaran hukum masyarakat ikut meningkat. Para peserta juga diminta menjalankan tugas secara profesional dan menjaga etika selama berinteraksi dengan warga.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultengraya.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks