Pencarian

PT CPM Salurkan 700 Dus Masker ke 33 Sekolah di Kota Palu, Antisipasi Kabut Asap

Minggu, 11 Oktober 2026 • 10:12:02 WIB
PT CPM Salurkan 700 Dus Masker ke 33 Sekolah di Kota Palu, Antisipasi Kabut Asap
PT CPM menyalurkan 700 dus masker dan poster edukasi kesehatan ke 33 sekolah di Kota Palu.

PT Citra Palu Minerals (CPM) menyalurkan 700 dus masker dan poster edukasi kesehatan ke 33 sekolah di Kota Palu, Sulawesi Tengah, guna melindungi siswa dan guru dari dampak kabut asap. Distribusi baru menjangkau 10 sekolah dalam dua hari terakhir, sementara 23 sekolah lainnya masih dalam proses penyaluran. Bantuan menyasar pelajar di wilayah yang kualitas udaranya menurun akibat kebakaran hutan di sejumlah daerah.

PALU — Superintendent Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM-CSR) PT CPM Rahyunita Handayani menyatakan inisiatif penyaluran masker berangkat dari keprihatinan manajemen terhadap penurunan kualitas udara di Kota Palu. Perusahaan menargetkan seluruh bantuan tersalurkan ke 33 sekolah yang telah direncanakan.

"Manajemen PT CPM berinisiatif berkontribusi langsung dalam menanggulangi dampak kabut asap. Kami ingin memastikan anak-anak sekolah tetap dapat beraktivitas dengan nyaman dan sehat," kata Rahyunita di Palu.

Program tanggung jawab sosial tersebut juga mengacu pada kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) soal PPM. Sektor kesehatan dan pendidikan masuk prioritas bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

10 Sekolah Sudah Menerima, 23 Sekolah Menyusul

Penyaluran masker berlangsung bertahap. Dua hari terakhir, tim CPM mendistribusikan bantuan ke 10 sekolah. Sisanya masih dalam antrean penyaluran sesuai target yang ditetapkan.

"Distribusi dilanjutkan ke 23 sekolah lainnya untuk memenuhi target bantuan 33 sekolah yang telah direncanakan," ujar Rahyunita.

Selain masker, perusahaan menyertakan poster edukasi kesehatan bagi siswa dan guru. Materi itu diharapkan menjaga kesadaran warga sekolah untuk tetap melindungi diri selama kualitas udara belum membaik.

SDN Poboya: Udara di Palu Sedang Tidak Sehat

Kepala SDN Poboya Sesi Susanti menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, masker sangat membantu melindungi siswa dari risiko gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap.

"Kami sangat terbantu dengan adanya pembagian masker. Udara di Kota Palu sedang tidak sehat akibat paparan asap dan ini berisiko mengganggu sistem pernapasan anak-anak," ucap Sesi.

Kabut asap yang menyelimuti Kota Palu bersumber dari kebakaran hutan di sejumlah daerah. Kondisi itu menurunkan kualitas udara dan memicu kekhawatiran terhadap kesehatan kelompok rentan, terutama anak usia sekolah.

Pencegahan Jadi Alasan Utama

CPM menempatkan langkah antisipasi sebagai pendekatan utama. Perusahaan menilai perlindungan dini lebih efektif dibanding penanganan setelah warga terpapar.

"Pencegahan lebih baik dari pada mengobati. Sebelum masyarakat terpapar, perlu langkah antisipasi dan kami berkomitmen membantu masyarakat mencegah paparan kabut asap terhadap kesehatan," kata Rahyunita.

Perusahaan berharap perlindungan kesehatan siswa dan guru di lingkungan sekolah dapat meningkat seiring berjalannya penyaluran bantuan. Kesadaran menjaga kesehatan juga diharapkan tetap terpelihara selama kualitas udara belum pulih.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks