Pencarian

Pemkab Parimo Siapkan 35.157 Hektare Lahan untuk Peternakan Sapi Perah Terintegrasi

Kamis, 15 Oktober 2026 • 18:31:31 WIB
Pemkab Parimo Siapkan 35.157 Hektare Lahan untuk Peternakan Sapi Perah Terintegrasi
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Parigi Moutong, I Wayan Gede Purna, memaparkan kesiapan lahan peternakan sapi perah terintegrasi.

PARIGI MOUTONG — Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Parigi Moutong, I Wayan Gede Purna, menyatakan lahan 35.157 hektare itu tersebar di Kecamatan Parigi Selatan, Torue, Balinggi, dan Sausu. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pengembangan usaha peternakan sapi perah terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Penyiapan lahan telah dipaparkan dalam forum Investment Project to Offer (IPRO) yang melibatkan pemerintah daerah, kementerian terkait, dan Bank Indonesia. Dalam forum bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM pada Jumat (9/10), pemda membeberkan kesiapan perencanaan proyek tersebut.

Lolos Kurasi Enam Besar Proyek Investasi

Perencanaan peternakan sapi perah terintegrasi yang ditawarkan Pemkab Parimo berhasil masuk enam besar proyek yang lolos tahap kurasi. Status itu membuka peluang pemerintah setempat mempresentasikan potensi investasi kepada calon investor.

"Langkah ini dilakukan guna menarik investasi di bidang peternakan sapi perah masuk ke daerah," kata I Wayan Gede Purna dihubungi dari Palu, Kamis.

Ia menambahkan IPRO merupakan dokumen kajian proyek investasi yang telah lengkap disusun dan siap ditawarkan kepada calon investor.

Peternakan Percontohan 4 Hektare Jadi Tahap Awal

Pada tahap awal, Pemkab Parimo melakukan pengembangan peternakan percontohan di lahan seluas 4 hektare. Fasilitas itu disiapkan untuk menunjang kegiatan usaha skala besar di bidang peternakan sapi.

Pemerintah setempat juga terus berkolaborasi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi untuk menarik investor masuk ke daerah mengembangkan sektor tersebut.

"Perencanaan proyek sapi perah tetap mempertimbangkan kelayakan lahan dan persyaratan teknis yang dibutuhkan," ujar I Wayan.

Lahan Alternatif 16 Ribu Hektare di Lambunu Disiapkan

Pemkab Parimo menyediakan lahan alternatif sekitar 16 ribu hektare di Kecamatan Lambunu. Opsi itu disiapkan sebagai langkah antisipasi supaya perencanaan pengembangan investasi peternakan sapi perah tetap berlanjut bila lokasi awal dinilai belum sesuai dengan kebutuhan proyek.

"Pengembangan investasi bukan hanya mempertimbangkan kesiapan lahan, tetapi juga peluang pasar susu menjadi bagian dari faktor penunjang," kata I Wayan.

18 SPPG di Parimo Jadi Target Pasar Susu untuk Program MBG

Untuk konsumsi dalam daerah, Pemkab Parimo menyasar segmen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna menunjang kebutuhan pangan program Makan Bergizi Gratis. Di Parigi Moutong sekitar 18 SPPG menyelenggarakan pelayanan MBG.

Kolaborasi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi disebut terus berjalan agar investor masuk ke daerah mengembangkan sektor peternakan sapi perah. Pemkab Parimo menargetkan proyek ini berjalan bertahap mulai dari peternakan percontohan hingga pengembangan skala besar.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks