Pencarian

Ugreen Maxidok 17-in-1 Thunderbolt 5 Docking Station Review: 17 Port, M.2 Slot, dan Pengisian 140W

Sabtu, 20 Juni 2026 • 08:09:01 WIB
Ugreen Maxidok 17-in-1 Thunderbolt 5 Docking Station Review: 17 Port, M.2 Slot, dan Pengisian 140W
Ugreen Maxidok 17-in-1 menawarkan 17 port dengan konektivitas Thunderbolt 5 dan slot SSD internal.

SULAWESI TENGAH — Ugreen Maxidok 17-in-1 hadir sebagai flagship terbaru di jajaran Revodok, mengusung konektivitas Thunderbolt 5 penuh. Dengan 17 port dan slot SSD internal, docking station ini mencoba menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan satu hub untuk semua perangkat — dari laptop, monitor, hingga penyimpanan eksternal cepat.

Spesifikasi Utama Thunderbolt 5 dan Port Lengkap

Docking station ini mengandalkan koneksi host Thunderbolt 5 dengan bandwidth 120Gbps ke laptop, serta dua port downstream TB5 yang berjalan di 80Gbps per port. Total ada 17 port yang mencakup USB-C, USB-A, pembaca kartu SD dan microSD, DisplayPort 2.1, Ethernet 2.5GbE, dan tiga jack audio 3,5mm.

Sayangnya, tidak ada port HDMI. Pengguna dengan monitor yang hanya memiliki input HDMI harus menyediakan konverter atau kabel DisplayPort-to-HDMI.

Fitur Unggulan: Slot M.2 dan Pengisian 140W

Satu fitur yang membedakan Maxidok 17-in-1 dari kompetitor adalah slot M.2 NVMe PCIe Gen4 x4 internal. Slot ini menerima drive hingga 8TB, memungkinkan pengguna memasang SSD langsung di dock tanpa perlu enclosure tambahan. Bagi editor video yang bolak-balik membawa file besar, ini bisa menjadi game changer.

Dari sisi daya, dock menyuplai 140W ke laptop host dan 60W tambahan untuk perangkat lain yang terhubung. Total daya yang didistribusikan cukup untuk mengisi laptop kelas kreator dan beberapa aksesori secara simultan.

Kekurangan: M.2 Slot Kurang Optimal dan Ethernet Lambat

Meski menjanjikan, slot M.2 internal disebut "underdelivers" dalam pengujian TechRadar. Kecepatan baca/tulis yang dihasilkan tidak sesuai ekspektasi untuk standar PCIe Gen4, kemungkinan karena keterbatasan thermal atau bandwidth dari chip controller dock. Ugreen diharapkan bisa memperbaikinya melalui pembaruan firmware.

Port Ethernet 2.5GbE juga terasa konservatif di harga Rp 6,4 jutaan. Kompetitor seperti CalDigit TS5 Plus sudah membekali port 10GbE yang empat kali lebih cepat, meski tanpa slot M.2 dan dengan harga lebih mahal sekitar $499 (Rp 8,2 juta).

Performa Nyata dan Desain

Dimensi 133 x 133 x 53mm membuat Maxidok 17-in-1 hampir seukuran Mac Mini atau NUC. Bodi zinc alloy abu-abu gelap dengan aksen grill tembaga memberi kesan profesional di atas meja kerja. Sistem pendingin hybrid — kombinasi pasif dan kipas yang aktif berdasarkan suhu — bekerja sangat senyap, nyaris tidak terdengar.

Sayangnya, adaptor daya yang disertakan berukuran besar. Ini menjadi catatan bagi pengguna yang sering berpindah tempat kerja.

Harga, Ketersediaan, dan Posisi vs Kompetitor

Ugreen Revodok Maxidok 17-in-1 Thunderbolt 5 Docking Station dijual di Amazon AS dengan harga promo $390 (sekitar Rp 6,4 juta), turun dari harga normal $500. Di Inggris, harganya £315 (sekitar Rp 6,1 juta). Harga ini bisa berubah sewaktu-waktu.

Dibanding pesaing, Maxidok 17-in-1 menjadi opsi termurah di kelas flagship Thunderbolt 5. CalDigit TS5 Plus ($499) lebih unggul di port Ethernet 10GbE dan daya total, tapi tak punya slot M.2. Plugable TB5 dan Anker Prime TB5 lebih murah ($350-$357) namun portnya lebih sedikit dan juga tanpa slot SSD internal.

OWC Thunderbolt 5 Dual 10GbE Network Dock memiliki dual 10GbE dan empat port TB5, tapi hanya 11 port dan dijual $499.

Kesimpulan: Untuk Siapa Docking Station Ini?

Ugreen Maxidok 17-in-1 adalah pilihan tepat bagi profesional kreatif — editor video, fotografer, desainer — yang membutuhkan hub serba bisa dengan penyimpanan internal terintegrasi. Jika slot M.2 adalah prioritas utama dan Anda sudah memiliki laptop dengan port Thunderbolt 5 atau USB4v2, docking station ini menawarkan nilai terbaik di kelasnya.

Namun, jika kebutuhan Anda lebih ke jaringan cepat (10GbE) atau Anda tidak memerlukan SSD internal, CalDigit TS5 Plus atau bahkan varian 10-in-1 dari Ugreen sendiri ($250) bisa menjadi alternatif yang lebih rasional.

Bagi pengguna di Indonesia, produk ini belum tersedia di kanal resmi Ugreen Indonesia per artikel ini ditulis. Pembelian harus melalui platform impor atau Amazon dengan memperhitungkan ongkos kirim dan pajak.

Bagikan
Sumber: techradar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks