Pencarian

Persija Jakarta Resmi Lepas Riko Simanjuntak, Hansamu Yama, dan Nico Saputro di Bursa Transfer

Jumat, 19 Juni 2026 • 06:18:32 WIB
Persija Jakarta Resmi Lepas Riko Simanjuntak, Hansamu Yama, dan Nico Saputro di Bursa Transfer
Persija Jakarta resmi melepas Riko Simanjuntak, Hansamu Yama, dan Nico Saputro menjelang musim Super League 2026/2027.

SULAWESI TENGAHJakarta — Persija Jakarta resmi tidak memperpanjang kontrak tiga pemainnya untuk musim depan. Keputusan ini diumumkan manajemen sebagai bagian dari strategi peremajaan skuat menjelang kompetisi Super League 2026/2027.

Riko Simanjuntak menjadi nama paling menonjol yang dilepas. Winger 33 tahun itu telah membela Persija sejak 2018 dan mencatatkan 12 gol serta 67 assist dari 207 pertandingan di semua ajang resmi.

Riko Simanjuntak: 207 Laga, 67 Assist, dan Segudang Trofi

Kepergian Riko menyisakan cerita panjang. Bergabung sejak Liga 1 2018, pemain asal Tapanuli Utara itu langsung menjadi andalan di sektor sayap. Kecepatan dan kelincahannya membuat lini pertahanan lawan kerepotan.

Selama berseragam oranye, Riko mempersembahkan empat trofi: Liga 1 2018, Piala Presiden 2018, Boost Fix Super Cup 2018, dan Piala Menpora 2021. Pada 1,5 musim terakhir, ia sempat dipinjamkan ke PSS Sleman.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Riko, Nico, dan Hansamu atas perjuangannya. Mereka adalah bagian dari perjalanan penting klub ini,” ujar Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, dikutip dari laman resmi klub.

Hansamu Dilepas, Nico Jadi Korban Rotasi Pemain Muda

Lini belakang Persija juga kehilangan Hansamu Yama Pranata. Bek yang didatangkan pada Liga 1 2022/2023 itu mencatatkan 63 penampilan dengan sumbangan tiga gol dan dua assist. Ia sempat dipinjamkan ke Arema FC pada paruh kedua musim lalu.

Sementara itu, Alfriyanto Nico Saputro menjadi sinyal rotasi besar di sektor pemain muda. Salah satu debutan menonjol Liga 1 2021/2022 itu mengoleksi 55 penampilan, empat gol, dan dua assist bersama Persija. Ia sempat menjalani masa peminjaman di PSIM Yogyakarta, Dewa United, dan Persis Solo.

Alasan Manajemen: Ini Dinamika Sepak Bola Profesional

Mohamad Prapanca menegaskan keputusan ini merupakan hal lumrah dalam industri sepak bola modern. “Meski kebersamaan ini harus berakhir, kami semua tetap saling menghormati. Keputusan tersebut sebagai bagian dari dinamika sepak bola profesional,” katanya.

Manajemen optimistis langkah perombakan ini akan berdampak positif bagi kedalaman tim musim depan. Persija disebut sedang menyusun strategi untuk mengisi posisi yang ditinggalkan ketiga pemain tersebut.

Bagikan
Sumber: jakrev.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks