Pencarian

Transaksi di Indonesia Open 2026 Bisa Pakai QRIS dan EDC, BNI Pasang 50 Lebih Tenant Kuliner

Senin, 08 Juni 2026 • 19:49:31 WIB
Transaksi di Indonesia Open 2026 Bisa Pakai QRIS dan EDC, BNI Pasang 50 Lebih Tenant Kuliner
BNI pasang lebih dari 50 mesin EDC di tenant kuliner Indonesia Open 2026 untuk kemudahan transaksi digital.

SULAWESI TENGAH — Penonton Indonesia Open 2026 tak perlu lagi repot menyiapkan uang tunai saat membeli tiket, kaos, atau sekadar ngopi di sela pertandingan. BNI menyediakan mesin Electronic Data Capture (EDC) di setiap titik transaksi — mulai dari ticket box, booth merchandise, hingga tenant makanan dan minuman. Pengunjung juga bisa memindai QRIS wondr by BNI untuk pembayaran instan lewat ponsel.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, solusi ini adalah bagian dari komitmen perseroan menghadirkan layanan yang mudah, aman, dan andal di tengah gaya hidup digital masyarakat. “Sembari menyaksikan pertandingan para atlet bulu tangkis kelas dunia, pengunjung dapat menikmati pengalaman transaksi yang lebih praktis dan nyaman,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Rabu (15/5).

Dampak Langsung untuk Pelaku Usaha Kecil

Kehadiran ekosistem digital ini tak cuma menguntungkan penonton. Para tenant — yang sebagian besar adalah usaha mikro dan kecil — mendapat keuntungan dari sistem transaksi yang terdokumentasi rapi. Proses jual-beli jadi lebih cepat karena tak perlu menghitung uang kembalian, dan risiko uang palsu atau kesalahan hitung pun bisa ditekan.

BNI mencatat lebih dari 50 tenant kuliner dan usaha pendukung berpartisipasi dalam penyelenggaraan turnamen tahun ini. Dengan dukungan EDC dan QRIS, setiap transaksi bisa langsung tercatat secara digital, memudahkan pelaku usaha dalam mengelola arus kas selama event berlangsung.

BNI dan PBSI: Kolaborasi Bukan Sekadar Sponsor

Dukungan BNI terhadap Indonesia Open 2026 merupakan bagian dari kemitraan jangka panjang dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Selain membiayai pembinaan atlet dan penyelenggaraan turnamen, BNI juga menyiapkan infrastruktur layanan keuangan untuk mendukung kelancaran event berskala internasional.

Okki menegaskan, implementasi sistem pembayaran digital di ajang olahraga kelas dunia bukan hanya soal kemudahan. “Kami juga ingin memastikan para pengunjung memperoleh pengalaman yang lebih nyaman melalui layanan transaksi digital yang aman, cepat, dan praktis,” katanya.

Momentum ini sekaligus dimanfaatkan BNI untuk memperluas adopsi aplikasi wondr by BNI. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa membuka rekening, melakukan transaksi harian, hingga mengikuti program Rejeki wondr BNI 2026 yang sedang berjalan. Langkah ini sejalan dengan target BNI untuk memperkuat inklusi keuangan dan mendorong transformasi ekonomi digital nasional lewat kegiatan sehari-hari masyarakat — termasuk saat nonton bulu tangkis.

Bagikan
Sumber: infoekonomi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks