SULAWESI TENGAH — Perjalanan Tesla Model 3 dari panggung peluncuran hingga ke garasi konsumen tidaklah mulus. Elon Musk bahkan menyebut masa itu sebagai "neraka produksi" saat pabrik berjuang mencapai target 5.000 unit per minggu pada 2018. Namun sebelum hiruk-pikuk produksi dimulai, prototipe yang dipamerkan pada 31 Maret 2016 menyimpan sejumlah detail yang tak pernah terwujud di versi produksi.
Gagang Pintu Mekanis dan Interior Serba Putih yang Sirna
Bagian eksterior prototipe menampilkan gagang pintu bergaya Model S yang muncul secara fisik saat pengemudi mendekat. Fitur ini digantikan oleh pegangan pivot manual yang rata pada unit produksi, sebuah keputusan yang jelas diambil untuk memangkas biaya dan kompleksitas manufaktur.
Di dalam kabin, perbedaan paling mencolok ada pada dominasi warna putih. Panel pintu dan gagang interior pada prototipe hampir seluruhnya berwarna putih, menjadikan trim tersebut jauh lebih ekstrem dibandingkan varian yang akhirnya meluncur. Konsol tengah juga dilengkapi pelat trim putih solid dengan penutup tempat cangkir terintegrasi, sebuah desain yang sempat dihilangkan namun kini kembali terlihat pada Model Y terbaru.
Setir kemudi prototipe juga tampil beda. Roda kemudi tidak memiliki roda gulir fisik seperti yang familiar saat ini, melainkan tampil dengan desain pelek telanjang yang lebih minimalis.
Antarmuka Layar Sentuh yang Berubah Total Sebelum Dikirim
Perangkat lunak yang menggerakkan layar sentral pada prototipe memiliki tata letak yang sangat berbeda. Alih-alih menampilkan visualisasi mobil di sisi kiri seperti sekarang, antarmuka awal mencurahkan hampir seluruh layar untuk peta navigasi.
Speedometer kala itu dilapiskan langsung di atas elemen peta, sementara pemutar musik beroperasi sebagai bilah vertikal di tepi kanan layar. Ikon kontrol yang digunakan juga sangat mirip dengan skema UI klasik Model S dan Model X lawas. Menjelang pengiriman ke pelanggan pertama, Tesla mendesain ulang total antarmuka: menempatkan visualisasi kendaraan di kiri, memindahkan peta ke kanan, serta menyematkan speedometer di posisi tetap yang lebih bersih.
Apa Langkah Tesla Selanjutnya untuk Model 3?
Saat ini jajaran produk Tesla tengah menyusut setelah penghentian pemesanan Model S dan Model X. Fokus pabrikan beralih ke Model 3 dan Model Y. Wakil Presiden Teknik Lars Moravy baru-baru ini mengisyaratkan kemungkinan hadirnya varian tri-motor Model 3 Plaid yang lebih bertenaga.
Meskipun masa depan Model 3 mungkin membawa powertrain yang lebih cepat atau sentuhan desain dari robotaxi Cybercab, prototipe asli 2016 tetap menjadi pengingat akan visi awal yang harus dikompromikan demi mewujudkan mobil listrik pasar massal.