PALU — UIN Datokarama Palu menjadi salah satu lokasi pelaksanaan UMPTKIN 2026 yang diikuti oleh 691 peserta. Panitia kampus telah menyiapkan komputer, jaringan internet, dan ruangan ujian yang memadai untuk memastikan kelancaran proses seleksi.
Peserta Dibagi ke Dalam Sembilan Sesi Ujian
Rektor UIN Datokarama, Lukman Thahir, menjelaskan bahwa selama tiga hari pelaksanaan, peserta dibagi ke dalam sembilan sesi ujian. Setiap sesi diatur secara ketat untuk menghindari penumpukan peserta dan menjaga kenyamanan selama mengerjakan soal.
"UIN Datokarama menyiapkan semua perangkat pendukung untuk memastikan kelancaran ujian," kata Lukman saat meninjau langsung lokasi ujian di Palu, Senin.
Aturan Ketat yang Wajib Dipatuhi Peserta
Panitia pusat UMPTKIN telah menetapkan tata tertib yang wajib dipatuhi seluruh peserta. Aturan tersebut tercantum dalam lampiran kartu ujian masing-masing. Peserta diwajibkan mencetak dan membawa kartu ujian sebagai bukti keikutsertaan.
Selain itu, setiap calon mahasiswa harus membawa kartu identitas diri yang sah, seperti KTP, paspor, atau kartu identitas lain yang mencantumkan nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta foto terbaru.
Batas Waktu Hadir dan Penentu Kelulusan
Lukman menegaskan bahwa peserta wajib hadir di lokasi ujian paling lambat 30 menit sebelum sesi dimulai sesuai jadwal yang tertera di kartu peserta. Kelulusan menjadi mahasiswa baru UIN Datokarama sepenuhnya ditentukan dari hasil ujian ini.
"Para peserta harus memanfaatkan dengan baik momentum ini, karena kelulusan peserta menjadi mahasiswa baru ditentukan dari hasil ujian," ucapnya.
UMPTKIN: Jalur Resmi Masuk PTKIN di Bawah Kemenag
Ujian masuk PTKIN merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Pelaksanaannya dilakukan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di UIN Datokarama Palu yang menjadi tuan rumah bagi ratusan peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah.