PALU — Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekrafs) Kampus Sulawesi Tengah menggelar sharing session dengan Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., di ruang rektor. Pertemuan itu membahas agenda strategis, mulai dari persiapan pelantikan pengurus hingga arah gerak organisasi ke depan.
Mahasiswa sebagai Motor Ekonomi Kreatif
Ketua Gekrafs Kampus Sulawesi Tengah, Tasman Sudirman, SH, menekankan posisi strategis mahasiswa dalam sektor ekonomi kreatif. Menurutnya, generasi muda harus mengambil peran aktif dalam pembangunan ekonomi daerah.
“Sebagai anak muda, khususnya mahasiswa, kita adalah yang paling dekat dengan sektor ekonomi kreatif. Hari ini anak muda harus mampu mengambil peran dalam pengembangan ekonomi daerah, khususnya pada sektor ekonomi kreatif,” ujar Tasman.
Ia menambahkan, pihaknya akan memaksimalkan peluang dan terlibat langsung dalam mengembangkan usaha-usaha mahasiswa yang bergerak di sektor ekonomi kreatif.
Komitmen Kampus: Foodcourt dan Pusat UMKM
Rektor Universitas Tadulako, Prof. Amar, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung inisiatif mahasiswa di bidang ekonomi kreatif. Menurutnya, pengembangan sektor ini tidak hanya meningkatkan kapasitas mahasiswa, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah.
“Kami akan selalu mendukung setiap upaya mahasiswa dalam bergerak di sektor ekonomi kreatif. Tentunya kami juga siap mendukung aktivitas-aktivitas Gekrafs Kampus Sulawesi Tengah ke depan,” katanya.
Tasman menjelaskan, dukungan Untad telah diwujudkan melalui pembangunan foodcourt dan pusat UMKM mahasiswa. Fasilitas itu diharapkan menjadi ruang produktif bagi mahasiswa untuk mengembangkan usaha dan kreativitasnya.
Plakat Penghargaan untuk Rektor
Sebagai bentuk apresiasi, Gekrafs Kampus Sulawesi Tengah menyerahkan plakat penghargaan kepada Prof. Amar atas kontribusinya dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif di daerah. Tasman menilai kolaborasi antara kampus dan komunitas ekonomi kreatif menjadi fondasi penting untuk melahirkan wirausahawan muda serta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Sulawesi Tengah.