Pencarian

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Buol Sulawesi Tengah, Warga Mengungsi ke Dataran Tinggi karena Khawatir Tsunami

Senin, 13 Juli 2026 • 11:47:01 WIB
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Buol Sulawesi Tengah, Warga Mengungsi ke Dataran Tinggi karena Khawatir Tsunami
Warga Buol mengungsi ke dataran tinggi pascagempa magnitudo 5,1 sebagai langkah antisipasi.

PALU — Getaran gempa yang terjadi pada pukul 20.46 WIB atau 21.46 WITA itu terasa cukup kuat dan membuat warga berhamburan keluar rumah. BPBD Sulawesi Tengah melaporkan sebagian warga memilih bertahan di titik-titik evakuasi di wilayah lebih tinggi sebagai langkah antisipasi.

Mengapa Warga Panik dan Memilih Mengungsi?

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah Asbudianto mengatakan, keputusan warga mengungsi dipicu oleh kepanikan setelah gempa terjadi. “Saat ini warga mengungsi ke daerah yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi akibat kepanikan setelah gempa terjadi,” katanya dalam laporan yang diterima di Palu, Minggu malam.

Selain kepanikan, pemadaman aliran listrik di beberapa wilayah pascagempa turut memperburuk situasi dan mendorong warga untuk mencari tempat yang lebih aman. Hingga saat ini, data jumlah pengungsi, korban, maupun kerusakan bangunan masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

Lokasi dan Karakteristik Gempa Buol

Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa berada di koordinat 1,31 derajat Lintang Utara dan 121,36 derajat Bujur Timur atau sekitar 37 kilometer timur laut Buol. Gempa bumi tektonik ini memiliki kedalaman 21 kilometer, yang termasuk kategori dangkal dan getarannya terasa hingga ke permukaan.

Hasil pemodelan BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan waspada terhadap potensi gempa susulan. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan BMKG.

Apa Langkah BPBD Selanjutnya?

BPBD Sulawesi Tengah telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Buol untuk berkoordinasi dengan Pusdalops provinsi. Asesmen di lapangan tengah dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak para pengungsi, seperti logistik, tenda darurat, dan layanan kesehatan. Data lengkap mengenai dampak gempa diperkirakan baru akan tersedia dalam beberapa jam ke depan.

Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks