SULAWESI TENGAH — Jetour T1 resmi meluncur di Indonesia dalam dua varian mesin yang berbeda fundamental. Bukan sekadar pilihan bahan bakar, PT Jetour Sales Indonesia memetakan dua karakter konsumen lewat T1 ICE (Internal Combustion Engine) dan T1 i-DM (Intelligent Dual Mode) yang merupakan plug-in hybrid.
Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch. Ranggy Radiansyah, menjelaskan perbedaan paling mendasar terletak di jantung pacu. "i-DM hadir dengan PHEV, bisa pure EV, bisa menggunakan kombinasi mesin bensin dengan motor listrik," ujarnya di Tangerang belum lama ini.
Performa dan Jantung Pacu: Turbo Lawan Hybrid
Varian T1 ICE mengandalkan mesin 1.500 cc turbo TGDI murni. Tenaganya mencapai 170 PS di 5.500 rpm, dengan torsi 270 Nm di rentang 2.000-3.500 rpm. Angka ini sudah cukup untuk mobil sekelas SUV kompak.
Sementara T1 i-DM menggunakan basis mesin 1.500 cc yang sama, dipadukan transmisi hybrid DHT dan baterai LFP. Mesin bensinnya menghasilkan 136 PS dan torsi 220 Nm. Motor listriknya menyuntikkan tenaga tambahan 204 PS dan torsi 310 Nm. Hasilnya? Dalam kondisi tangki penuh dan baterai terisi, mobil diklaim bisa melaju hingga 1.200 km. Untuk mode pure EV, jarak tempuhnya mencapai 100 km.
Beda Tampang: Velg, Grille, dan Logo Jadi Penanda
Dari eksterior, kedua varian ini mudah dibedakan. Grille depan T1 i-DM dilengkapi LED strip yang menyambung, sedangkan T1 ICE menggunakan logo Jetour seperti pada T2. Ukuran velg juga berbeda, dan varian ICE tidak memiliki port charger maupun emblem i-DM di bodi.
Interior: Siapa Dapat Paddle Shift, Siapa Dapat Sunroof?
Perbedaan interior cukup mencolok dan bisa jadi pertimbangan. Varian T1 ICE justru dibekali paddle shift yang tidak dimiliki versi i-DM. Namun, konsekuensinya, layar headunit di varian ICE lebih kecil dan tidak ada panoramic sunroof. Fitur-fitur tersebut hanya tersedia di T1 i-DM.
Harga dan Promo Awal: Selisih Rp 150 Juta Bisa Dipangkas
Secara resmi, Jetour T1 i-DM dibanderol Rp 558 juta, sedangkan T1 ICE dijual Rp 408 juta. Namun, untuk 500 konsumen pertama, ada harga spesial. T1 i-DM turun jadi Rp 538 juta, dan T1 ICE menjadi Rp 388 juta. Artinya, selisih harga yang biasanya Rp 150 juta bisa ditekan menjadi Rp 150 juta juga di promo awal, tapi dengan nilai jual lebih rendah untuk kedua varian.
Pilihan antara T1 ICE dan i-DM sebenarnya sudah jelas: varian bensin untuk mereka yang menginginkan performa mesin tradisional dengan harga lebih terjangkau, dan varian hybrid untuk konsumen yang mengutamakan efisiensi bahan bakar ekstrem serta fitur kelistrikan lebih lengkap.