PALU — Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, meminta organisasi profesi kedokteran mendukung penuh kebijakan afirmasi pendidikan spesialis. Skema ini dirancang khusus untuk memperluas akses bagi dokter lokal agar bisa melanjutkan studi dan kembali mengabdi ke daerah asal mereka.
Pernyataan tersebut disampaikan Reny saat menghadiri pelantikan pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN) Sulteng masa bakti 2025-2028. Acara berlangsung di salah satu hotel di Kota Palu pada Sabtu (9/5/2026).
Mengatasi Ketimpangan Distribusi Dokter di Wilayah Kepulauan
Masalah utama kesehatan di Sulawesi Tengah saat ini adalah distribusi tenaga medis yang tidak merata. Reny yang juga menjabat Ketua IDI Wilayah Sulteng menyoroti kondisi di daerah terpencil yang seringkali kosong dari pelayanan dokter spesialis karena faktor geografis dan minat penempatan.
Ia mencontohkan Kabupaten Banggai Laut yang lokasinya cukup jauh dari pusat ibu kota provinsi. Wilayah kepulauan seperti ini kerap kesulitan mendapatkan tenaga spesialis karena minimnya dokter yang bersedia bertugas di sana dalam jangka waktu lama.
“Kalau ada anak daerah kita sekolahkan spesialis, supaya dapat mengabdi di daerahnya setelah lulus,” ujar Wagub Reny.
Reny menekankan pentingnya integritas dan kesiapan mental bagi para dokter spesialis. Menurutnya, pengabdian tidak boleh hanya berpusat di kota besar, melainkan harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat di pelosok Sulteng.
“Sebagai dokter spesialis, harus siap ditempatkan di mana saja,” tegasnya.
Standar Minimal Layanan RSUD dan Vitalitas Dokter Anestesi
Kehadiran dokter spesialis spesifik, khususnya anestesi, menjadi syarat mutlak operasional rumah sakit. Reny menjelaskan bahwa setiap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) wajib memenuhi standar minimal layanan untuk menjamin keselamatan pasien.
Setiap RSUD diwajibkan memiliki setidaknya empat layanan spesialis dasar dan tiga spesialis penunjang. Dalam struktur ini, anestesiologi merupakan pilar penunjang vital yang keberadaannya tidak boleh kosong agar tindakan medis seperti operasi dapat berjalan.
Peluang Beasiswa BERANI Cerdas untuk Pendidikan Subspesialis
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga menyediakan jalur peningkatan kompetensi bagi dokter yang ingin mendalami keahlian lebih spesifik. Reny menantang para dokter spesialis anestesi di Sulteng untuk tidak berhenti belajar dan melanjutkan ke jenjang subspesialis.
Pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan finansial melalui program beasiswa khusus. Program ini diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia kesehatan yang unggul dan kompetitif di tingkat nasional.
“Kalau mau sekolah subspesialis, silakan ambil BERANI Cerdas,” pungkas Reny.