PALU — Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, mendorong para dokter muda di daerah itu untuk terus meningkatkan kompetensi dengan mengambil pendidikan spesialis atau program magister. Ia meminta mereka tidak berhenti dan merasa puas hanya sebagai dokter umum.
“Tingkatkan kompetensi, jangan cuma jadi dokter umum. Ambil spesialis atau S2,” ujar Wagub Reny saat memberikan sambutan dalam Seminar Cardiorenal Risk Update di salah satu hotel di Palu, Sabtu (16/5/2026).
Seminar Jadi Ruang Perbarui Pengetahuan
Menurut Wagub Reny, keikutsertaan dalam seminar secara rutin membuka wawasan baru bagi para dokter. Ia menyebut kegiatan itu menghadirkan berbagai metode pemeriksaan dan temuan terkini di dunia medis yang belum tentu diperoleh dari praktik sehari-hari.
“Kegiatan seperti ini sangat bagus untuk menambah ilmu sambil bersilaturahmi dengan teman sejawat dokter,” ungkapnya.
Wagub Reny juga memberikan apresiasi kepada penyelenggara seminar, yakni Laboratorium Prodia Palu, yang dinilainya telah menghadirkan forum ilmiah bagi tenaga medis di Sulawesi Tengah.
Kebutuhan Dokter Spesialis di Daerah
Dorongan Wagub Reny itu tak lepas dari kebutuhan akan dokter spesialis yang masih tinggi di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah. Dengan mengambil pendidikan lanjutan, para dokter muda diharapkan bisa memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah dan puskesmas.
Seminar Cardiorenal Risk Update sendiri membahas keterkaitan antara penyakit jantung dan ginjal. Topik itu relevan dengan tren penyakit tidak menular yang terus meningkat di Indonesia, termasuk di Sulawesi Tengah.