PALU — Salma Rahman menegaskan bahwa komunikasi dan sinergi antara organisasi sepak bola dan dunia usaha perlu terus dibangun. Menurutnya, pengusaha selama ini hanya mengenal nama PSSI tanpa mengetahui secara jelas sosok pengurus maupun ketuanya.
Pengusaha Akui Belum Kenal Sosok Pengurus PSSI Sulteng
Salma menyebut kondisi itu berangsur berubah. Keberadaan PSSI Sulteng kini semakin terlihat di tengah masyarakat, termasuk di kalangan pelaku usaha di Sulawesi Tengah.
"Selama ini kami sebagai pengusaha tahu nama PSSI, tetapi siapa orangnya dan siapa ketuanya, belum terlalu terlihat. Sekarang sudah mulai kelihatan," ujar Salma Rahman usai menghadiri Kongres Biasa PSSI Sulteng, Minggu (25/10/2026).
Kolaborasi Dibutuhkan untuk Pembinaan dan Kegiatan Sepak Bola
Bagi Salma, kolaborasi dengan kalangan pengusaha dapat menjadi salah satu peluang mendukung berbagai program pembinaan dan kegiatan sepak bola di Sulawesi Tengah. Kalangan pengusaha dinilai memiliki potensi untuk ikut berkontribusi dalam pembinaan sepak bola.
Dukungan terhadap perkembangan sepak bola diharapkan tidak hanya datang dari lingkungan olahraga, tetapi juga dari dunia usaha. Sinergi lintas sektor itu menjadi kunci agar pembinaan berjalan lebih stabil.
Harapan Figur Muda dan Kepengurusan yang Lebih Terbuka
Salma juga berharap ke depan PSSI Sulteng dapat menghadirkan figur-figur muda yang inovatif dan memiliki gagasan baru untuk memajukan sepak bola di daerah. Menurutnya, kepengurusan baru perlu semakin terbuka dalam membangun komunikasi dengan berbagai pihak.
Keterbukaan itu dinilai penting agar kalangan pengusaha mengetahui arah program dan bisa menyesuaikan bentuk dukungan yang diberikan. Gapensi Sulawesi Tengah sendiri menaungi pelaku usaha konstruksi di provinsi tersebut.