SULAWESI TENGAH — Skoda Slavia facelift resmi meluncur di India dengan harga mulai 9,99 lakh rupee atau sekitar Rp 180 jutaan, membawa mesin 1.0 TSI turbo dan rating keselamatan lima bintang Global NCAP. Sedan entry-level ini bersaing di segmen yang di Indonesia diisi Honda City dan Toyota Vios, tapi sayangnya belum ada kepastian masuk pasar lokal. Ada satu catatan penting soal transmisi dan fitur yang perlu dicermati sebelum tergoda harganya.
Skoda Slavia facelift hadir dalam enam varian yang tersebar dari Classic sebagai trim terendah hingga Monte Carlo sebagai yang paling sporty. Seluruh jajaran mengusung mesin turbo, sesuatu yang tidak selalu ditemukan di kelas sedan entry-level. Pengiriman unit ke konsumen India dijadwalkan mulai pekan depan, menurut laporan Gaadiwaadi.
Enam Varian, Harga Mulai Rp 180 Jutaan
Struktur harga Slavia facelift cukup lebar, mulai dari varian Classic hingga Monte Carlo. Berikut rincian varian dan posisinya:
- Classic — varian termurah, 9,99 lakh rupee (sekitar Rp 180 jutaan), mesin 1.0 TSI turbo 115 PS, transmisi manual 6-percepatan
- Classic+ — mulai 12,49 lakh rupee (sekitar Rp 225 jutaan), sudah tersedia transmisi otomatis torque converter 8-percepatan
- Signature — layar sentuh 10,1 inci, kamera belakang, konektivitas bawaan, AI Assistant berbasis Google Cloud
- Sportline — trim dengan penekanan tampilan dinamis
- Prestige — jok depan elektrik dan berventilasi, fitur pijat jok belakang, mesin 1.5 TSI turbo dengan DSG 7-percepatan
- Monte Carlo — aksen hitam, strip merah, emblem khusus, mesin 1.5 TSI turbo
Mesin 1.0 TSI Turbo: Kini Ada Opsi Otomatis 8-Percepatan
Mesin 1.0 TSI turbo menghasilkan tenaga 115 PS dan pada varian termurah dipadukan dengan transmisi manual 6-percepatan. Perubahan menarik ada di lini otomatis: mesin 1.0 TSI kini bisa dipasangkan dengan transmisi otomatis torque converter 8-percepatan, bukan DSG.
Pilihan otomatis ini baru tersedia mulai varian Classic+ di harga 12,49 lakh rupee atau sekitar Rp 225 jutaan. Sementara mesin 1.5 TSI turbo hanya tersedia di varian Prestige dan Monte Carlo, dipasangkan dengan DSG 7-percepatan dan sudah memakai rem cakram di roda belakang.
Artinya, kalau ingin tenaga lebih besar plus pengereman belakang cakram, pembeli harus naik ke varian atas. Varian murah tetap pakai tromol di belakang.
Fitur Premium: Pijat Jok Belakang di Varian Prestige
Skoda menambah daftar fitur yang biasanya tidak ditemukan di sedan sekelas ini. Varian Prestige mendapat jok depan elektrik dan berventilasi, plus fitur pijat untuk jok belakang. Fitur lain mencakup layar infotainment 10,1 inci, virtual cockpit 10,25 inci, kamera 360 derajat, dan pelek alloy 16 inci.
Varian Signature dibekali layar sentuh 10,1 inci, kamera belakang, konektivitas bawaan, serta AI Assistant yang didukung Google Cloud. Sistem hiburan sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay secara nirkabel.
Varian Monte Carlo tampil lebih sporty lewat aksen hitam, strip merah, dan emblem khusus. Perubahan eksterior mencakup lampu depan LED baru, lampu belakang baru, sein belakang sequential, serta desain bumper depan dan belakang yang di