Pencarian

Kolonel Priyo Handoyo Resmi Jadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Dandim Semarang yang Lulusan Akmil 2003

Senin, 17 Agustus 2026 • 10:52:02 WIB
Kolonel Priyo Handoyo Resmi Jadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Dandim Semarang yang Lulusan Akmil 2003
Kolonel Inf Priyo Handoyo memimpin jalannya upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka.

SULAWESI TENGAH — Penunjukan Kolonel Inf Priyo Handoyo sebagai Komandan Upacara (Danup) merupakan salah satu bentuk pengakuan atas kapasitas dan dedikasi perwira infanteri ini selama lebih dari dua dekade mengabdi di TNI Angkatan Darat. Pria yang kini bertanggung jawab atas wilayah Kota Semarang ini akan memimpin jalannya salah satu agenda kenegaraan paling sakral dalam rangkaian perayaan kemerdekaan Indonesia.

Kabar ini pertama kali disebarluaskan melalui kanal media sosial resmi Kodim 0733/Kota Semarang, yang menyampaikan ucapan selamat dan doa atas terpilihnya Priyo. "Selamat dan sukses kepada Dandim 0733/Kota Semarang atas terpilihnya sebagai Komandan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga senantiasa diberikan kelancaran, kekuatan, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah tersebut," demikian pernyataan yang dikutip dari Instagram kodim_0733_semarang.

Jejak Karier dan Penugasan Sebelum ke Istana

Karier Kolonel Priyo tidak serta-merta melesat. Sebelum memegang tampuk kepemimpinan di Semarang pada 22 Agustus 2025, ia menempuh berbagai penugasan strategis di wilayah timur Indonesia. Pada periode 2020 hingga 2022, ia dipercaya memimpin Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 613/Raja Alam, sebuah satuan yang dikenal dengan kemampuan tempur khasnya.

Setelah itu, pengabdiannya berlanjut sebagai Komandan Kodim 0908/Bontang pada 2022-2023. Pengalaman di Kalimantan Timur ini kemudian dilanjutkan dengan penugasan sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Markas Besar TNI selama dua tahun, yakni 2023-2025. Rentetan tugas inilah yang membentuk kapasitasnya sebagai perwira yang memahami dinamika teritorial hingga level strategis.

Rekam Jejak Pendidikan dan Kesiapan Mental

Secara akademis, Priyo tidak hanya mengandalkan kemampuan militer. Ia tercatat memiliki gelar Sarjana Sosial (S.Sos.) dan Magister Sains (M.Si.). Kombinasi ini diperkuat dengan pendidikan lanjutan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), yang lazimnya menjadi batu loncatan bagi perwira menengah untuk mengemban amanah yang lebih besar.

Tanggung jawabnya sehari-hari sebagai Dandim 0733/Kota Semarang meliputi pembinaan teritorial serta koordinasi keamanan dan kemasyarakatan di ibu kota Provinsi Jawa Tengah. Tugas tersebut tentu berbeda dengan tuntutan memimpin upacara di hadapan Presiden dan para pejabat tinggi negara, yang menuntut presisi dan ketenangan ekstra.

Apa yang Membuat Penunjukan Ini Spesial?

Menjadi Komandan Upacara di Istana Merdeka bukanlah tugas rutin. Figur yang dipilih harus memiliki postur tegas, kemampuan komando yang mumpuni, serta rekam jejak tanpa cacat. Kepercayaan yang diberikan kepada Priyo ini sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang yang menilai amanah tersebut sebagai sebuah kehormatan besar.

Harapan besar pun disematkan agar upacara peringatan detik-detik proklamasi pada 17 Agustus 2026 mendatang dapat berlangsung khidmat, tertib, dan lancar. Penunjukan ini juga menjadi sinyal bahwa TNI AD terus memberikan ruang bagi perwira-perwira terbaiknya dari berbagai daerah untuk tampil di panggung nasional, sekaligus menguji kesiapan mereka dalam agenda kenegaraan yang disaksikan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks