PALU — Pemkot Palu tidak ingin setengah hati mengejar predikat kota sehat. Target yang dicanangkan adalah penghargaan Swasti Saba Wiwerda, kategori pemantapan dalam program KKS, pada tahun 2028. Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhiddin menegaskan bahwa ambisi ini harus menjadi motivasi bersama seluruh perangkat daerah dan masyarakat.
Apa Saja Indikator yang Harus Dipenuhi?
Untuk meraih predikat Wiwerda, ada sejumlah indikator yang harus dipenuhi secara optimal. Pemenuhan ini tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menyeluruh dan terukur. Wakil Wali Kota menyebutkan beberapa aspek kunci yang menjadi fokus penilaian.
- Infrastruktur dasar — ketersediaan dan kualitas fasilitas publik yang menunjang kesehatan.
- Kualitas lingkungan — pengelolaan ruang terbuka hijau, kebersihan, dan pengendalian pencemaran.
- Pelayanan kesehatan — akses dan mutu layanan di puskesmas maupun rumah sakit.
- Sanitasi — sistem air bersih, pengelolaan limbah, dan drainase yang layak.
- Pemberdayaan masyarakat — partisipasi aktif warga dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan.
Bukan Hanya Tugas Pemkot
Imelda menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak bisa dibebankan semata-mata kepada pemerintah daerah. Ia mengajak Forum Kota Sehat, dunia usaha, akademisi, hingga komunitas untuk turut berkolaborasi. "Kami ingin mewujudkan Palu sebagai kota bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan untuk semua orang," ujarnya dalam rapat pemantapan di Palu.
Menurutnya, komitmen yang sama dari seluruh elemen adalah kunci agar setiap indikator dapat dipenuhi secara optimal. Kerja sama dan koordinasi berkesinambungan dinilai jauh lebih penting daripada sekadar target administratif.
Empat Jenjang Penghargaan Swasti Saba
Dalam program KKS, penghargaan Swasti Saba terbagi dalam tiga kategori. Pertama, Swasti Saba Padapa untuk tahap pembinaan. Kedua, Swasti Saba Wiwerda untuk tahap pemantapan—yang menjadi target Pemkot Palu saat ini. Ketiga, Swasti Saba Wistara sebagai kategori pengembangan atau tertinggi.
"Kami ingin meraih jenjang bertahap dan kategori kedua menjadi komitmen kami ke depan," kata Imelda. Target ini bukan tanpa alasan; persiapan yang matang dan sejak dini diyakini akan membuat pelaksanaan program lebih terarah dan terukur.
Langkah Konkret ke Depan
Rapat pemantapan yang digelar Selasa lalu membahas secara mendalam berbagai aspek persiapan. Pertemuan itu menjadi ajang memperkuat sinergisitas lintas sektor, mulai dari dinas terkait hingga perangkat daerah lainnya. Pemkot Palu berharap seluruh persiapan dapat dilakukan sejak dini sehingga program kota sehat berjalan efektif dan mampu membawa Palu meraih prestasi di tingkat nasional pada 2028.