Pencarian

Startup Texas REO Rilis Pikap Gas Rp 344 Juta, 5.500 Pemesanan dalam Enam Hari

Kamis, 25 Juni 2026 • 10:17:01 WIB
Startup Texas REO Rilis Pikap Gas Rp 344 Juta, 5.500 Pemesanan dalam Enam Hari
REO Industries meluncurkan pikap bensin Runabout dengan harga Rp 344 juta dan desain sederhana.

SULAWESI TENGAH — REO Industries bukan nama baru di industri otomotif, tapi janji mereka cukup menggetarkan: pikap bensin sederhana, sasis ladder frame, dan harga di bawah Rp 350 juta. Perusahaan yang berbasis di Dallas-Fort Worth, Texas, ini mengklaim Runabout dirancang untuk bertahan 500.000 mil atau sekitar 804.000 km. Target pasar? Bukan milenial yang doyan gadget, melainka pengguna tradisional yang muak dengan kompleksitas mobil modern.

Bukan EV, Tapi Mesin Bensin dengan Filosofi Toyota Era 90-an

"Setiap startup mobil baru di Amerika semuanya listrik, sementara 90% pembeli Amerika tidak," tulis De Bernardi dalam surat terbuka. "Kami ada karena kegagalan mereka." Pernyataan itu jadi pembeda utama REO di tengah gempuran produsen kendaraan listrik seperti Tesla atau Slate Auto yang menawarkan pikap listrik 24.950 dolar AS.

De Bernardi mengaku terinspirasi Toyota generasi 90-an, terutama 4Runner generasi kelima dan Tundra generasi kedua. "Kesederhanaan itu yang disukai orang Amerika, dan itu sudah hilang," katanya. Filosofi yang ia sebut reliability by design akan diterapkan di setiap aspek: penggantian fuel pump tak perlu bongkar interior, posisi intake dekat fender untuk pemasangan snorkel, dan komponen mekanis yang mudah diakses.

5.500 Reservasi dalam Enam Hari: Antusiasme atau Sekadar Tren?

Angka 5.500 pemesanan dalam enam hari jelas bukan angka kecil untuk startup yang belum punya pabrik. Namun, De Bernardi sadar bahwa keberhasilan REO sangat bergantung pada kebijakan pemerintah AS. Standar CAFE (Corporate Average Fuel Economy) yang diperketat bisa memaksa REO beralih ke sistem hybrid. "Kami mungkin harus mengembangkan opsi hybrid bersamaan, atau siap dengan dua pilihan—tetap pakai bensin—untuk menaikkan MPG jika CAFE berubah," ujarnya.

De Bernardi juga mengandalkan dukungan administrasi Trump yang disebutnya "ramah" terhadap mobil kecil. Namun, ia mengakui risiko politik: "Jika (Vice President J.D.) Vance tetap menjabat, kami baik-baik saja. Tapi jika (Gubernur California Gavin) Newsom yang menang, situasi bisa berbeda."

Komunitas Open-Source dan Hak Reparasi Jadi Jualan Utama

REO tidak hanya menjual mobil, tetapi juga ekosistem. Perusahaan berencana membangun forum resmi tempat pemilik, bengkel, dan produsen aftermarket berinteraksi—mirip konsep open-source. De Bernardi juga vokal soal right-to-repair, mengkritik pabrikan yang membuat komponen sulit dilepas. "Untuk membongkar head unit di Audi Q7 TDI saya, harus beli dua alat khusus berbentuk pisau hanya untuk mengeluarkan ventilasi AC. Apa-apaan itu?" katanya.

Meski spek teknis masih cair, REO sudah memamerkan tiga varian: T4X (truck 4WD bare bones), T4C (crew cab), dan S4C (SUV). Semua akan dirakit di Texas dengan komponen sedomestik mungkin—kebijakan yang disebut De Bernardi sebagai respons terhadap tekanan tarif administrasi Trump. "Kami tidak bisa main-main dengan itu sekarang," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: thedrive.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks