Pencarian

Iran Kaitkan Kesepakatan dengan AS pada Jaminan Keamanan Lebanon, Targetkan Pencabutan Sanksi Minyak

Senin, 15 Juni 2026 • 22:30:01 WIB
Iran Kaitkan Kesepakatan dengan AS pada Jaminan Keamanan Lebanon, Targetkan Pencabutan Sanksi Minyak
Menlu Iran menegaskan peran strategis Lebanon dalam kesepakatan rekonsiliasi dengan AS.

SULAWESI TENGAH — Pernyataan Baghaei menegaskan posisi strategis Lebanon dalam proses rekonsiliasi antara Teheran dan Washington. "Penyebutan nama 'Lebanon' tiga kali dalam nota kesepahaman baru-baru ini menunjukkan posisi strategis negara ini dalam proses rekonsiliasi," ujarnya, dikutip dari kantor berita Tasnim. Ia menambahkan bahwa gencatan senjata dan penghentian perang di Lebanon merupakan bagian integral dari kesepahaman komprehensif untuk mengakhiri konflik.

Dua Prioritas Ekonomi: Pencabutan Sanksi dan Ganti Rugi Perang

Baghaei merinci bahwa pelepasan aset Iran yang dibekukan dan kompensasi atas kerugian perang menjadi prioritas ekonomi utama dalam nota kesepahaman dengan Washington. "Amerika Serikat berkewajiban untuk membatalkan semua sanksi primer dan sekunder, resolusi Dewan Keamanan dan badan nuklir," tegasnya. Ia memastikan bahwa begitu memorandum ditandatangani pada Jumat, seluruh pembatasan pada penjualan minyak, produk minyak bumi, dan petrokimia Iran akan segera dicabut.

Rincian teknis mengenai isu nuklir dan ekonomi akan diselesaikan dalam waktu 60 hari setelah penandatanganan perjanjian. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Iran menempatkan pemulihan ekonomi sebagai syarat utama di luar isu keamanan regional.

Mediasi Pakistan dan Diplomasi Telepon Menlu Iran

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif sebelumnya mengumumkan bahwa negaranya memimpin mediasi antara AS dan Iran. Kesepakatan damai akan ditandatangani di Swiss pada Jumat pekan ini. Dalam perkembangan terpisah, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melakukan percakapan telepon dengan tiga mitranya — Irak, Mesir, dan Arab Saudi — untuk menekankan pentingnya upaya diplomatik mencapai stabilitas kawasan.

"AS memikul tanggung jawab untuk mengimplementasikan nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan dengan Teheran," kata Araghchi, seraya menyerukan penghentian serangan Israel terhadap Lebanon. Araghchi dan para menlu negara tetangga juga sepakat untuk terus menjaga tekanan diplomatik guna mengamankan stabilitas di Timur Tengah.

Implikasi bagi Keseimbangan Kawasan

Nota kesepahaman ini muncul di tengah ketegangan tinggi antara Israel dan kelompok Hizbullah yang berbasis di Lebanon — sekutu utama Iran. Dengan menjadikan keamanan Lebanon sebagai prasyarat, Iran secara tidak langsung menempatkan diri sebagai penjamin stabilitas negara tersebut. Langkah ini juga memperkuat posisi tawar Teheran dalam negosiasi nuklir yang telah lama mandek.

Bagi AS, kesepakatan ini berpotensi meredakan eskalasi militer di perbatasan utara Israel, namun tetap menyisakan pertanyaan tentang implementasi sanksi dan pengawasan kepatuhan Iran terhadap komitmen nuklirnya. Penandatanganan di Swiss pekan ini akan menjadi ujian awal bagi komitmen kedua belah pihak.

Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks