Pencarian

Museum Sulteng Goes to Campus Perdana di Untad, Kuliah Umum Bahas Literasi Sejarah Mahasiswa

Selasa, 27 Oktober 2026 • 11:01:01 WIB
Museum Sulteng Goes to Campus Perdana di Untad, Kuliah Umum Bahas Literasi Sejarah Mahasiswa
Kuliah umum Museum Sulteng Goes to Campus digelar di Aula FKIP Untad, Palu.

PALU — UPT Museum dan Taman Budaya Sulawesi Tengah menggandeng Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Untad untuk membuka ruang belajar sejarah di luar kelas. Kuliah umum di Aula FKIP Untad itu menghadirkan Kepala UPT Museum dan Taman Budaya Sulteng Dr. Rim, M.Hum., Dekan FKIP Untad Dr. Jamaludin, M.Si., serta Koordinator Prodi Pendidikan Sejarah Dr. Hasan, M.Hum.

Museum Goes to Campus baru pertama kali dijalankan sejak museum didirikan pada 1978. Formatnya kuliah umum, bukan kunjungan museum seperti biasa.

Museum Jadi Tempat Riset hingga Tugas Akhir Mahasiswa

Dekan FKIP Untad Dr. Jamaludin menilai museum punya fungsi langsung bagi kegiatan akademik. Banyak mahasiswa FKIP menjalani penelitian dan menyelesaikan tugas akhir dengan objek koleksi museum.

"Keberadaan museum sangat penting bagi lingkungan FKIP. Salah satu bentuk peran nyatanya terlihat dari kontribusi dalam mendukung penyelesaian studi mahasiswa, di mana banyak mahasiswa kami yang melakukan penelitian dan penyelesaian tugas akhir di museum," ungkap Jamaludin.

Kolaborasi ini disebutnya memperkuat pemahaman sejarah mahasiswa lewat pengalaman belajar di luar ruang kelas.

Mahasiswa Diminta Kenali Sumber Sejarah, Bukan Cuma Teori

Koordinator Prodi Pendidikan Sejarah Dr. Hasan menyoroti pentingnya mahasiswa mengenal sumber sejarah dan warisan budaya secara langsung. Menurutnya, museum dan dunia akademik perlu terus berjalan berdampingan.

"Kegiatan ini menjadi ruang pembuktian bahwa museum dan dunia akademik harus terus berjalan berdampingan. Kami berharap sinergi antara program studi dan pihak museum dapat terus diperkuat guna mendukung peningkatan literasi sejarah para mahasiswa," ujar Hasan.

Program ini juga menjadi ajang pembuktian bahwa pembelajaran sejarah tidak berhenti di buku teks.

Museum Targetkan Jangkauan Lebih Luas ke Kampus

Kepala UPT Museum dan Taman Budaya Sulteng Dr. Rim menegaskan komitmen memperluas jangkauan museum. Caranya dengan mendekatkan koleksi, pengetahuan sejarah, dan kebudayaan ke kalangan akademisi.

"Program Museum Goes to Campus ini dirancang untuk mendekatkan nilai-nilai sejarah dan kebudayaan kepada generasi muda, khususnya mahasiswa. Melalui program perdana ini, kami berharap dapat mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya daerah Sulawesi Tengah," kata Rim.

Lewat program tersebut, museum diharapkan makin berperan sebagai ruang pembelajaran dan penelitian sejarah. Kerja sama dengan perguruan tinggi juga menjadi jalur pelestarian warisan budaya Sulteng ke depan.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mercusuar.web.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks