Pencarian

GIIAS 2026: BAIC Kunci 407 SPK, BJ30 HEV Jadi Primadona dengan 201 Pemesanan

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 22:30:01 WIB
GIIAS 2026: BAIC Kunci 407 SPK, BJ30 HEV Jadi Primadona dengan 201 Pemesanan
BAIC membukukan 407 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama GIIAS 2026 di Tangerang.

SULAWESI TENGAH — Angka penjualan di ajang pameran seringkali menjadi indikator awal seberapa diterima sebuah merek oleh konsumen Indonesia. Untuk BAIC, hasil di GIIAS 2026 yang berlangsung di Tangerang pekan lalu menunjukkan tren yang menjanjikan. Dari 407 total SPK yang dibukukan, hampir separuhnya berasal dari satu model saja: BAIC BJ30 HEV.

Booth BAIC selama pameran dikunjungi hampir 20 ribu orang, dengan lebih dari 500 sesi test drive berhasil dilakukan. Angka ini menunjukkan minat yang besar, namun yang lebih penting adalah konversi dari sekadar melihat menjadi memesan. Data ini dirilis langsung oleh BAIC Indonesia melalui siaran resmi mereka.

BAIC BJ30 HEV: Bukti Pasar Butuh SUV Hybrid Efisien

Dengan 201 unit SPK, BJ30 HEV menjadi kontributor terbesar penjualan BAIC di GIIAS 2026. Posisinya sebagai model dengan permintaan tertinggi mengalahkan model lain di lini mereka, termasuk BAIC BJ40 yang membukukan 51 unit dan X55 II dengan 16 unit.

Menariknya, ini bukan sekadar angka jualan. Ini sinyal bahwa konsumen Indonesia mulai melirik SUV tangguh yang tidak boros bahan bakar. BAIC memang sejak awal memposisikan diri sebagai produsen SUV, dan kombinasi DNA tersebut dengan teknologi hybrid tampaknya menjadi daya tarik utama. Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, menyatakan bahwa penerimaan ini menunjukkan jawaban atas kebutuhan pasar akan kendaraan yang lebih efisien tanpa meninggalkan karakter SUV yang kuat.

Debut BAIC T1: 139 SPK untuk Mobil Listrik Perdana

Di luar dominasi BJ30 HEV, pencapaian BAIC T1 patut disorot. Mobil listrik pertama mereka berhasil mengumpulkan 139 SPK pada debut perdananya di Indonesia. Angka ini cukup impresif untuk sebuah merek yang relatif baru di pasar EV nasional yang kompetitif.

Dari umpan balik konsumen yang melakukan test drive, BAIC mencatat beberapa poin yang paling diapresiasi: desain eksterior yang menarik, kabin luas dan nyaman, akselerasi responsif, serta fitur modern seperti Parking Assist. Namun, perlu dicatat bahwa ini adalah kesan awal dari pengunjung pameran, bukan hasil uji jangka panjang. Daya tahan baterai dan biaya kepemilikan riil masih perlu diverifikasi dalam pemakaian harian.

Yang Perlu Diperhatikan: Jaringan dan Layanan Purna Jual

Meski angka SPK di pameran menggembirakan, pertanyaan besar yang sering muncul untuk merek pendatang baru adalah kesiapan jaringan dealer dan ketersediaan suku cadang. BAIC mengklaim telah mengumpulkan lebih dari 10.000 data calon konsumen selama GIIAS dan akan menindaklanjutinya bersama jaringan dealer yang ada.

Mereka juga akan melanjutkan promosi ke seri GIIAS berikutnya di Surabaya, Bandung, Semarang, Makassar, dan Bali. Ini langkah yang tepat untuk membangun kepercayaan, tetapi realisasi pengiriman unit dan kualitas layanan bengkel akan menjadi ujian sesungguhnya. Konsumen yang serius mempertimbangkan BJ30 HEV atau T1 sebaiknya memastikan ketersediaan dealer resmi di kotanya sebelum memesan.

Verdict Awal: Momentum Positif, Tunggu Bukti di Jalan

Secara keseluruhan, hasil GIIAS 2026 adalah kemenangan strategis bagi BAIC. Mereka berhasil membuktikan bahwa produk mereka mampu menarik perhatian dan meyakinkan konsumen untuk memesan. BJ30 HEV adalah produk yang paling menjanjikan secara komersial saat ini, mengisi celah pasar SUV hybrid yang sedang naik daun.

Namun, kami menyarankan calon pembeli untuk tetap kritis. Angka SPK di pameran bukan jaminan kepuasan jangka panjang. Lakukan test drive mandiri di luar ajang pameran, tanyakan detail garansi baterai, dan cek ketersediaan suku cadang. BAIC baru saja memulai babak pertamanya di Indonesia, dan pembuktian sesungguhnya ada di jalan raya, bukan di atas panggung pameran.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks