Pencarian

Marvel Tokon: Fighting Souls Menuai Rating Mixed di Steam, Kewajiban PSN dan Performa PC Jadi Biang Kerok

Minggu, 09 Agustus 2026 • 01:30:01 WIB
Marvel Tokon: Fighting Souls Menuai Rating Mixed di Steam, Kewajiban PSN dan Performa PC Jadi Biang Kerok
Game fighting Marvel Tokon: Fighting Souls menuai ulasan beragam di Steam akibat kewajiban akun PSN dan masalah performa PC.

SULAWESI TENGAH — Rilis perdana Marvel Tokon: Fighting Souls untuk PC dan PS5 pada 6 Agustus 2026 tidak berjalan mulus. Alih-alih disambut euforia, game yang digadang-gadang sebagai salah satu game fighting paling dinanti tahun ini justru menuai kritik tajam dari komunitas PC. Berdasarkan pantauan di storefront Valve, tiga isu utama mendominasi pembahasan: keharusan menghubungkan akun PSN, kurangnya dukungan Linux, dan performa teknis yang dianggap tidak layak untuk genre fighting.

Kewajiban PSN dan Blokir di 100+ Negara

Kebijakan Sony yang mewajibkan pemain PC membuat dan menautkan akun PlayStation menjadi sumber kemarahan terbesar. Sebelumnya, pada awal Juli, sudah beredar kabar bahwa game ini tidak akan bisa dimainkan di lebih dari 100 negara. Ini adalah pola yang sama dengan kontroversi Helldivers 2 pada 2024, meskipun saat itu Sony akhirnya mundur. Sayangnya, untuk Marvel Tokon, kewajiban ini tetap diberlakukan.

"Get this Sony PlayStation account bs OUTTA here bro, I'm sick of that garbage," tulis salah satu pengulas. "Always online in 2026 is insane." Seorang pengulas lain menambahkan, "Game doesn't work on Steam Deck and Linux because Sony is trying to pull some dumb shenanigans on this game. Get that crap out of here and this review changes to a positive one."

Performa PC Dianggap "Memalukan" untuk Game Fighting

Selain masalah akun, keluhan teknis juga menjadi sorotan. Banyak pemain melaporkan frame rate yang tidak stabil, bahkan ada yang menyebut hanya mendapat 45 fps. Untuk game fighting yang menuntut presisi dan respons cepat, angka tersebut dianggap tidak bisa ditoleransi. "45fps for a fighting game is embarrassing. If I can run Tekken and Street Fighter, I should be able to run this," ujar seorang pengguna.

Masalah lain yang turut meramaikan ulasan negatif adalah kurangnya dukungan untuk Linux dan Steam Deck. Padahal, seperti yang dicontohkan Marvel Rivals, Easy Anti-Cheat sebenarnya bisa diaktifkan untuk mendukung Proton. "There is no good technical excuse for shutting out Linux here. Easy Anti-Cheat already supports Proton when developers enable it," tulis salah satu ulasan dengan rating tertinggi.

Arc System Works Beri Respons Resmi

Menanggapi gelombang kritik ini, akun resmi Marvel Tokon di X (sebelumnya Twitter) mengeluarkan pernyataan pada 7 Agustus 2026. Mereka mengakui adanya masalah performa yang dialami pemain PC dan memastikan tim sedang menyelidiki laporan tersebut. "We're aware that some PC players are experiencing performance issues. The team is actively investigating these reports. Please keep your feedback coming in, it helps," tulis akun @MARVELTokon.

Meski demikian, belum ada pernyataan resmi mengenai apakah kebijakan PSN yang kontroversial ini akan diubah. Sampai berita ini diturunkan, belum ada kejelasan apakah Arc System Works akan menempuh langkah serupa seperti yang dilakukan Sony pada Helldivers 2.

Kualitas Game Diakui, Eksekusi Publisher Dikecam

Menariknya, mayoritas ulasan negatif tidak menyalahkan kualitas game itu sendiri. Banyak yang justru memuji desain dan gameplay khas Arc System Works. "Such a fun game. Of course, Sony has to ruin everything. The PC port plays miserable. The settings don't even display correctly. Either the netcode or the poor performance makes the online play very bad, with rollback spikes," tulis salah satu ulasan terpopuler.

"First and foremost, Arcsys made an INCREDIBLE game. The unfortunate fact of the matter is that even despite how good the game is, SONY insists on making it as bad of an experience as possible," tambah pengulas lainnya. Situasi ini menempatkan pemain Indonesia yang berada di luar negara yang diblokir tetap bisa bermain, namun mereka yang memiliki teman di negara terdampak tidak bisa bermain bersama. Dengan reputasi Arc System Works sebagai pengembang game fighting berkualitas, tekanan kini tertuju pada Sony untuk segera meninjau ulang kebijakan yang membuat pengalaman bermain di PC menjadi "miserable" bagi sebagian besar pemain.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ign.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks