Pencarian

Pemkab Donggala Raih 4 Penghargaan Pendidikan Sulteng, Siapkan 20 Hektare untuk Sekolah Nasional Terintegrasi

Sabtu, 26 September 2026 • 08:31:01 WIB
Pemkab Donggala Raih 4 Penghargaan Pendidikan Sulteng, Siapkan 20 Hektare untuk Sekolah Nasional Terintegrasi
Wakil Bupati Donggala Taufik Burhan menerima empat penghargaan pendidikan Sulawesi Tengah pada Malam Penganugerahan Bago Nggabelo 2026 di Palu, Jumat (26/9/2026).

DONGGALA — Pemerintah Kabupaten Donggala menerima empat penghargaan sekaligus dalam Malam Penganugerahan Bago Nggabelo 2026 yang diinisiasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Sulawesi Tengah di Palu, Jumat (26/9/2026). Penghargaan pertama adalah daerah berkemajuan terbaik dalam pencapaian Standar Pelayanan Minimal Pendidikan 2025. Penghargaan kedua diberikan karena Donggala mencatat persentase Anak Tidak Sekolah yang kembali bersekolah tertinggi pada 2026.

Dua penghargaan lainnya adalah daerah teraktif dalam pemanfaatan digitalisasi pembelajaran dan daerah pelopor Sekolah Nasional Terintegrasi. Wakil Bupati Donggala Taufik Burhan menerima langsung penghargaan tersebut dan menyebut capaian itu sebagai hasil kerja bersama.

Lompatan SPM Pendidikan: dari Peringkat Terakhir ke Posisi Kedelapan

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Donggala Ansyar Sutiadi mengungkapkan bahwa SPM Pendidikan Donggala pada 2025 mencapai 63,58 dengan kategori Tuntas Muda. Angka itu menempatkan Donggala di posisi kedelapan dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Capaian tersebut naik 4,02 poin dibandingkan 2024 yang berada di angka 59,56 dengan kategori Belum Tuntas. Pada tahun itu, Donggala berada di posisi ke-13 atau peringkat terakhir dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

"Di sampingi itu, pemanfaatan digitalisasi pendidikan, kami sudah mulai menggunakan fitur pembelajaran seperti Google for Education untuk akselerasi pendidikan. Selain itu, ada tiga sekolah juga di Donggala yang telah menerapkan digitalisasi pembelajaran berbasis kecerdasan artifisial atau AI," ujar Ansyar.

Lahan 20 Hektare Disiapkan, 10 Hektare Sudah Dihibahkan ke Kemendikdasmen

Untuk mendukung program Sekolah Nasional Terintegrasi, Pemkab Donggala telah menyiapkan lahan seluas 20 hektare. Sebanyak 10 hektare di antaranya telah dihibahkan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

"Pembangunannya direncanakan mulai dikerjakan sekitar akhir tahun ini. Untuk sementara, proses pembelajaran sudah berjalan dengan memanfaatkan gedung SKB Mavali sebagai lokasi transisi," kata Ansyar.

Wakil Bupati Taufik Burhan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendatangkan berbagai program pemerintah pusat ke Donggala. Disdikpora disebutnya sebagai ujung tombak teknis dalam mem-follow up program tersebut, termasuk Sekolah Nasional Terintegrasi.

"Intinya komitmen pemerintah daerah jelas, mewujudkan pendidikan yang bermutu," ucapnya.

Penghargaan Jadi Pemantik, Bukan Titik Akhir

Ansyar menyatakan pihaknya tidak berpuas diri dengan empat penghargaan yang diterima. Penghargaan itu dijadikan pemantik untuk terus memperbaiki layanan pendidikan di Donggala.

"Alhamudlillah, kami tidak berpuas diri dengan penghargaan ini. Penghargaan ini menjadi pemantik bagi kami di Disdikpora untuk terus memperbaiki pendidikan di Donggala demi kemajuan daerah juga," tutur dia.

Terkait pengentasan Anak Tidak Sekolah, Disdikpora akan melanjutkan berbagai upaya agar anak-anak yang belum bersekolah dapat kembali memperoleh akses pendidikan. Wakil Bupati Taufik juga mengapresiasi kerja tim yang dinilai berjuang untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Donggala.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks