Pencarian

Stok Beras Pemerintah Capai 5,2 Juta Ton, Bapanas Yakin Harga Terkendali hingga Akhir Tahun

Kamis, 09 Juli 2026 • 10:35:31 WIB
Stok Beras Pemerintah Capai 5,2 Juta Ton, Bapanas Yakin Harga Terkendali hingga Akhir Tahun
Stok beras pemerintah mencapai 5,2 juta ton untuk menjaga stabilitas harga hingga akhir 2026.

SULAWESI TENGAH — Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy menyatakan, hanya 55 dari 514 kabupaten/kota yang mencatatkan IPH beras di atas HET medium hingga awal Juli 2026. Mayoritas wilayah lain masih berada dalam koridor harga yang ditetapkan pemerintah. “Selebihnya masih berada di dalam koridor HET beras medium,” ujarnya di Jakarta, Kamis.

Intervensi Telah Menggelontorkan 1,36 Juta Ton Beras

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Bapanas telah merealisasikan intervensi CBP sebanyak 1,36 juta ton. Rinciannya, 221,05 ribu ton untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) pada Januari-Februari, dan 431,6 ribu ton untuk periode Maret-Juli.

Sebanyak 662,86 ribu ton lainnya disalurkan ke 33,14 juta keluarga penerima manfaat melalui program bantuan pangan yang difinalisasi hingga akhir Juni. Sisanya, 42,43 ribu ton dialokasikan untuk golongan anggaran ASN di wilayah tertentu dan 11,37 ribu ton untuk bencana alam.

Gerakan Pangan Murah dan Bantuan Beras Lanjutan

Bapanas bersama pemerintah daerah telah menggelar lebih dari 5.573 gerakan pangan murah (GPM) di 37 provinsi dan 378 kabupaten/kota. Langkah ini untuk menekan harga di tingkat konsumen secara langsung.

Pemerintah memutuskan melanjutkan program bantuan pangan beras mulai Juli 2026 selama tiga bulan alokasi. Total beras yang akan disalurkan mencapai 997,3 ribu ton, sehingga hingga akhir tahun pemerintah menggelontorkan bantuan pangan beras sebanyak 1,66 juta ton.

Inflasi Beras Diklaim Terus Melandai

Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan beras tidak lagi menjadi penyumbang andil inflasi terbesar. “Inflasi beras berhasil diredam dalam 2 tahun terakhir,” kata Amran.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat klaim itu. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyebut jumlah kabupaten/kota dengan kenaikan IPH beras turun dari 138 pada akhir Juni menjadi 113 pada minggu pertama Juli 2026. “Ini ada 2 komoditi yang perlu mendapat perhatian, yaitu beras dan minyak goreng, walaupun perubahan IPH-nya itu sudah relatif terjaga rendah,” papar Ateng dalam rapat pengendalian inflasi, Rabu (8/7).

Musim Kemarau Tak Menggoyang Stabilitas

Dengan cadangan pangan yang kokoh, produksi yang meningkat, dan distribusi yang diperkuat, Bapanas optimistis stabilitas harga beras tetap terjaga meskipun musim kemarau atau El Nino melanda. “Sehingga pemerintah melalui Bapanas meyakini stabilitas harga beras mampu terjaga,” ujar Sarwo.

Pemerintah mengandalkan stok CBP yang mencapai 5,2 juta ton sebagai instrumen utama intervensi. Angka ini menjadi jaminan bahwa pasokan beras nasional tidak akan terganggu hingga akhir tahun.

Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks