Pencarian

Jokowi Minta Prabowo-Gibran Dikawal Dua Peri Demi Stabilitas, PKS Sebut Wajar

Sabtu, 20 Juni 2026 • 13:44:01 WIB
Jokowi Minta Prabowo-Gibran Dikawal Dua Peri Demi Stabilitas, PKS Sebut Wajar
Presiden Jokowi meminta kader PSI mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode demi stabilitas.

SULAWESI TENGAH — Mardani Ali Sera menyatakan pemikiran Jokowi tersebut masuk akal. Menurutnya, keinginan agar pemerintahan berlanjut hingga periode kedua adalah hal lumrah dalam sistem presidensial, terutama untuk menjaga ritme pembangunan yang sudah berjalan.

"Wajar Pak Jokowi minta dua periode. Alasannya masuk akal, agar ada kelanjutan. Dan dalam pikiran Pak Jokowi, dua periode agar stabil," kata Mardani kepada wartawan, Sabtu (20/6/2026).

PKS Serahkan Keputusan Periode Kedua ke Prabowo

Meski mendukung pernyataan Jokowi, PKS menegaskan bahwa keputusan akhir soal kelanjutan pemerintahan sepenuhnya berada di tangan Prabowo Subianto sebagai presiden petahana. Partai berlambang bulan sabit itu tidak ingin berspekulasi mengenai skenario politik ke depan.

"PKS melihat bahwa apakah akan berlanjut dua periode sangat tergantung Pak Prabowo. Presidennya Pak Prabowo. Beliau punya hak untuk memilih siapa yang akan dampingi pada periode berikutnya," ujar Mardani.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa PKS tidak akan memaksakan atau menolak wacana perpanjangan, melainkan menunggu sikap resmi dari Istana.

Pesan Langsung Jokowi ke Kader PSI di Solo

Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus mengungkapkan bahwa Jokowi secara spesifik meminta para kadernya untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran, bahkan menekankan kata "sampai dua periode". Permintaan itu disampaikan saat pertemuan di Solo, Kamis (18/6) pagi.

"Kepada kami beliau menyampaikan bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? Ada-ada aja," kata Bestari, Jumat (19/6/2026).

Bestari menambahkan, Jokowi juga menitipkan pesan agar seluruh kader menjaga keharmonisan internal dan terus mendukung pasangan Prabowo-Gibran yang tengah memerintah. Pesan ini sekaligus membantah isu perpecahan di lingkaran kekuasaan yang sempat berkembang.

Wacana Dua Periode dan Isu Stabilitas Nasional

Dorongan agar Prabowo-Gibran dikawal dua periode muncul di tengah dinamika politik yang relatif kondusif pasca-pemilu. Jokowi, yang telah menjabat dua periode, dinilai ingin memastikan program pembangunan yang dirintisnya tidak terhenti di tengah jalan.

Pandangan ini diamini Mardani. Menurutnya, stabilitas politik menjadi alasan utama di balik pernyataan Jokowi. "Dan dalam pikiran Pak Jokowi, dua periode agar stabil," tegasnya.

Meski demikian, wacana ini masih sebatas pernyataan politik dari tokoh-tokoh partai. Belum ada langkah formal atau mekanisme konstitusional yang digerakkan untuk mengamankan skenario dua periode bagi Prabowo-Gibran. Keputusan final tetap berada di tangan Prabowo dan dinamika koalisi partai pendukung pemerintah ke depan.

Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks