PALU — Wakil Wali Kota Palu secara resmi melepas kafilah Kota Palu yang akan berlaga di ajang MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026. Dalam arahannya, ia mengingatkan bahwa pencapaian di atas panggung perlombaan harus berjalan beriringan dengan akhlak dan kedisiplinan dalam keseharian.
Target Juara dan Pesan Moral untuk Kafilah
Pelepasan berlangsung di halaman Balai Kota Palu, dihadiri oleh para peserta, official, serta keluarga kafilah. Wakil Wali Kota menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga wahana pembentukan mental dan spiritual generasi muda.
"Prestasi itu penting, tetapi harus sejalan dengan akhlak dan disiplin. Jangan sampai kalian hanya hebat di panggung, tapi lupa dengan sikap sehari-hari," ujar Wakil Wali Kota Palu saat memberikan arahan.
Disiplin dan Akhlak Jadi Modal Utama
Ia berharap seluruh kafilah yang diberangkatkan mampu menjadi duta terbaik Kota Palu, tidak hanya dari segi kemampuan membaca dan memahami Al-Qur'an, tetapi juga dari perilaku. Menurutnya, sikap disiplin dan akhlak mulia adalah modal utama yang akan membawa nama baik daerah di mata provinsi.
Para peserta dijadwalkan mengikuti berbagai cabang lomba, mulai dari tilawah, tahfidz, hingga fahmil Qur'an. Pemerintah Kota Palu menyiapkan pembinaan intensif sebelum keberangkatan guna memaksimalkan potensi para kafilah.
Harapan untuk Kontingen Kota Palu
Wakil Wali Kota optimistis kontingen Kota Palu mampu bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Sulawesi Tengah. Ia meminta seluruh anggota tim untuk menjaga kekompakan dan fokus selama berlomba.
"Saya titip nama baik Kota Palu. Bawa pulang prestasi, tapi jangan pernah tinggalkan akhlak. Itu yang akan dikenang orang," pesannya di akhir sambutan.