MAKASSAR — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Makassar menggelar Parenting Class bagi 60 orang tua dan pendamping anak di wilayah Ring 1 perusahaan. Program yang digarap bersama komunitas Puanmakari ini menghadirkan psikolog UNICEF Kota Makassar untuk memperkuat peran keluarga dalam melindungi perempuan dan anak dari kekerasan.
Psikolog UNICEF Beri Edukasi Pola Asuh Positif
Kegiatan menghadirkan Psikolog UNICEF Kota Makassar, Amelia Tristiana, M.Si., Psikolog, yang memberikan edukasi terkait pola pengasuhan positif, komunikasi dalam keluarga, serta pentingnya menciptakan lingkungan tumbuh kembang anak yang sehat secara emosional dan sosial. Selain sesi edukasi, peserta juga mendapatkan ruang diskusi interaktif untuk berbagi pengalaman mengenai tantangan pengasuhan anak di lingkungan keluarga maupun sosial.
Angka Kekerasan Perempuan dan Anak di Pinggiran Makassar Jadi Latar Belakang
Program ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan keluarga yang lebih aman, suportif, dan ramah anak di tengah masih tingginya tantangan sosial terhadap perempuan dan anak di sejumlah wilayah pinggiran Kota Makassar. Komunitas Puanmakari (Perempuan Mandiri Anak Percaya Diri) diketahui aktif melakukan pendampingan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan serta mengelola Sekolah Anak Percaya Diri (SAPD) sebagai ruang aman dan ruang belajar bagi anak-anak.
Pertamina: Penguatan Keluarga Fondasi Lingkungan Sosial Sehat
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa penguatan keluarga menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Pertamina mendorong program pemberdayaan yang tidak hanya fokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pembangunan kualitas sosial masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap para orang tua memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai pola pengasuhan yang positif serta mampu menciptakan ruang yang aman dan suportif bagi perempuan dan anak,” ujar Lilik.
Ia menambahkan, kolaborasi bersama komunitas dan stakeholder menjadi langkah penting agar program sosial yang dijalankan dapat memberikan dampak berkelanjutan serta menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat yang membutuhkan pendampingan.
Fakta Singkat: Program Parenting Class Pertamina IT Makassar
- Melibatkan 60 orang tua dan pendamping siswa Sekolah Anak Percaya Diri (SAPD)
- Menghadirkan Psikolog UNICEF Kota Makassar sebagai narasumber utama
- Berkolaborasi dengan Komunitas Puanmakari dan Komunitas KITA Bhinneka Tunggal Ika
- Sejalan dengan SDGs poin 5 (Kesetaraan Gender), poin 4 (Pendidikan Berkualitas), dan poin 16 (Perdamaian dan Keadilan)
Komunitas KITA Bhinneka Tunggal Ika Perluas Perspektif Pemberdayaan Perempuan
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komunitas KITA Bhinneka Tunggal Ika yang berbagi pengalaman terkait program pemberdayaan perempuan di berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran komunitas tersebut diharapkan dapat memperluas perspektif peserta mengenai pentingnya penguatan peran perempuan dalam membangun ketahanan keluarga dan lingkungan sosial yang lebih sehat.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, termasuk saat sesi diskusi kelompok dan berbagi pengalaman antar peserta. Pertamina IT Makassar berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya perlindungan perempuan dan anak sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama dalam pembentukan karakter generasi masa depan.