Pencarian

29 Rumah Warga Desa Sulewana Poso Rusak, Tim Pakar ITB Temukan 4 Faktor Pemicu Termasuk Getaran PLTA

Selasa, 26 Mei 2026 • 19:39:58 WIB
29 Rumah Warga Desa Sulewana Poso Rusak, Tim Pakar ITB Temukan 4 Faktor Pemicu Termasuk Getaran PLTA
Tim pakar ITB mengidentifikasi empat faktor penyebab kerusakan 29 rumah di Desa Sulewana, Poso.

PALU — Rapat pemaparan hasil investigasi yang digelar di ruang kerja Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, mengonfirmasi bahwa kerusakan puluhan rumah warga bukan disebabkan oleh satu faktor tunggal. Tim pakar yang terdiri dari akademisi lintas disiplin ilmu melakukan survei lapangan pada 17–20 November 2025 untuk menarik kesimpulan tersebut.

Empat Faktor Pemicu Kerusakan Rumah Warga Poso

Berdasarkan analisis geologi, geodesi, teknik sipil, hingga data 371 citra satelit menggunakan metode Interferometric Synthetic Aperture Radar (InSAR), tim ITB memetakan pergerakan tanah di Desa Sulewana. Hasilnya, kerusakan rumah warga dipicu oleh kombinasi faktor berikut:

  • Gempa bumi — aktivitas seismik yang tercatat di wilayah Poso.
  • Curah hujan tinggi — intensitas hujan ekstrem yang mempengaruhi stabilitas tanah.
  • Karakteristik geologi — keberadaan batuan lempung tidak stabil di bawah permukiman warga.
  • Aktivitas operasional PLTA Poso Energy — getaran dari generator, tail-race, dan sisa dampak peledakan saat pembangunan bendungan.

Getaran PLTA Masih di Bawah Ambang Batas SNI

Meski aktivitas PLTA ikut berkontribusi, tim pakar menegaskan bahwa tingkat getaran dari peledakan dan aliran air masih berada di bawah Nilai Ambang Batas (NAB) sesuai standar SNI 7571:2023, yakni 2,00 mm/s. Analisis citra satelit juga tidak menemukan indikasi gerusan tebing sungai yang signifikan dalam sepuluh tahun terakhir.

“Saya tidak memahami persoalan teknis getaran tanah, tetapi saya sangat memahami getaran batin warga di Desa Sulewana yang rumahnya mengalami kerusakan,” ujar Wakil Gubernur Reny A Lamadjido dalam arahannya sebelum pemaparan.

Wagub Minta Perbaikan Rumah Warga, Bukan Tunggu Hasil Kajian

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya agar PT Poso Energy memperbaiki seluruh rumah warga yang rusak, apa pun hasil kajian ilmiah. Dua opsi penanganan yang dibahas adalah relokasi warga di zona rawan atau perbaikan total dengan penguatan struktur bangunan.

Wakil Bupati Poso, H Soeharto Kandar, turut hadir dalam rapat tersebut bersama Tim Satgas PKA Sulawesi Tengah, manajemen PT Poso Energy, dan jajaran OPD teknis terkait. Kehadirannya menunjukkan komitmen Pemkab Poso mengawal persoalan secara objektif dan berbasis kajian ilmiah.

Rekomendasi Tindak Lanjut: Pemantauan Lingkungan hingga Sosialisasi Geologi

Rapat menghasilkan sejumlah rekomendasi. PT Poso Energy diminta melakukan pemantauan lingkungan secara berkala dan memperbarui dokumen AMDAL. Pemerintah Kabupaten Poso diinstruksikan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai karakteristik geologi lokal yang rawan longsor.

Penanganan fisik terhadap rumah warga akan dilakukan melalui perbaikan bangunan dengan standar konstruksi layak, atau relokasi bagi rumah yang berada di zona rawan longsor. Langkah ini menjadi prioritas untuk meredakan keresahan warga Desa Sulewana yang telah berlangsung lama.

Bagikan
Sumber: palu.tribunnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks