BYD Atto 1 STD Masih Pegang Gelar Mobil Listrik Termurah di Indonesia, Harga Rp 199 Juta

Penulis: Gunawan Susilo  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 21:44:01 WIB
BYD Atto 1 STD tetap menjadi mobil listrik termurah di Indonesia dengan harga Rp 199 juta.

SULAWESI TENGAH — Gelar mobil listrik termurah di Indonesia belum bergeser dari BYD Atto 1 varian STD. Dengan harga Rp 199 juta, model ini masih menjadi BEV paling terjangkau di pasar Tanah Air, mengalahkan Wuling Air EV yang dibanderol mulai Rp 214 juta dan Changan Lumin di angka Rp 222 juta. Varian STD ini diluncurkan sekitar dua bulan lalu sebagai strategi BYD mempertahankan posisi di segmen entry-level setelah harga varian Dynamic kembali ke angka normal pasca-promo.

Penjualan Anjlok Akibat Transisi Produksi Lokal

BYD Atto 1 sempat menjadi primadona pasar mobil listrik nasional sepanjang tahun lalu. Dalam tiga bulan saja, model ini mampu terjual lebih dari 20 ribu unit. Namun performa itu tak bertahan. Memasuki Mei 2026, penjualan Atto 1 hanya mentok di puluhan unit dan terlempar dari 10 besar. Posisinya digantikan Jaecoo J5 EV yang laris di kisaran Rp 300 jutaan.

Penyebab utama penurunan ini bukan karena permintaan lesu, melainkan transisi produksi Atto 1 ke fasilitas perakitan lokal. Aktivitas perakitan yang belum rampung membuat pasokan ke dealer tersendat. BYD M6, model lain dari pabrikan yang sama, masih mencatat penjualan lumayan, namun belum mampu menyaingi J5 EV dari Jaecoo.

Kompetitor Hatchback Listrik di Bawah Rp 250 Juta

Di segmen hatchback listrik murah, persaingan kian ketat. Wuling Air EV masih menjadi pemain lama dengan harga Rp 214 juta untuk varian termurah. Meski begitu, ada kemungkinan model ini bakal digantikan varian anyar dalam waktu dekat. Changan Lumin hadir dengan desain retro-modern di harga Rp 222 juta, menjadi alternatif bagi konsumen yang mencari tampilan berbeda. Sementara Chery EX2 dibanderol Rp 239,9 juta dan belakangan menjadi model paling laris di kelasnya.

Keempat model ini bakal kedatangan pesaing baru, yakni Chery Q yang sudah diperkenalkan sebelumnya. Model ini diprediksi dibanderol agresif untuk menyaingi Lumin dan EX2. Namun bukan perkara mudah menggeser EX2 yang performa penjualannya sedang moncer.

SUV Listrik Murah Mulai Menggeser Hatchback

Meski hatchback mendominasi daftar mobil listrik murah, tren mulai bergeser ke segmen SUV. Kesuksesan Jaecoo J5 EV sepanjang paruh pertama 2026 membuktikan konsumen Indonesia mulai melirik SUV listrik entry-level. BYD dan Wuling diprediksi bakal merespons dengan model SUV murah mereka sendiri, tergantung permintaan pasar. Jika transisi produksi Atto 1 rampung, bukan tidak mungkin model ini kembali menguasai puncak penjualan seperti tahun lalu.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: ridertua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top